Lantai Ruang Tamu Tiba-Tiba Amblas 2 Meter Ternyata Ini Penyebabnya

Lantai Ruang Tamu Tiba-Tiba Amblas 2 Meter Ternyata Ini Penyebabnya

Lantai Ruang Tamu Tiba-Tiba Amblas 2 Meter Ternyata Ini Penyebabnya

Lantai Ruang Tamu Tiba-Tiba Amblas 2 Meter Ternyata Ini Penyebabnya

Senjaqq Domino99 -Ruang tamu milik Supadiyono, 54, amblas sedalam 2,5 meter dengan lebar 2 meter. Rumah warga Dusun Karang Senen RT 01 RW 05, Desa Traji, Kecamatan Parakan itu amblas setelah sempat kebanjiran Selasa (16/2/2021) malam. Saluran air di bawah lantai rumah diduga sebagai penyebabnya.

“Tiba-tiba keramik naik dan bufet mulai miring, kami tidak berani masuk rumah. Kami di luar rumah, untuk anak dan istri sudah diungsikan dulu. Saya sama bapak membersihkan. Ternyata yang di belakang bufet, sudah turun 20 cm, terus keramik bagian depan naik,” ungkap Yohanes Terawan Apriadi, menantu Supadiyono.

Setelah mengalami kejadian tersebut, warga sekitar esoknya melakukan kerja bakti. Saat dilakukan pembersihan dan membenahi keramik yang naik ternyata di bawahnya telah ambrol. “Saya sebenarnya mau benerin keramik, nggak tahu kalau itu yang jebol. Saya mengetahui jebol mau mindah bufet sama bongkar keramik,” katanya.

Disampaikan olehnya, buis gorong-gorong sudah hancur, penuh sampah dan mampet. “Akibatnya air meluap masuk rumah dan membuat tanah amblas,” tuturnya.

Supadiyono menyampaikan, rumah tersebut dibangun pada 2004. Saat mau membeli tanah dari penjual melalui perantara, ia mengaku mau membeli dengan catatan saluran air tidak di tengah, namun dilewatkan belakang rumah. “Ketika itu yang bersangkutan bersedia membuatkan, setelah berjalannya waktu ada kesanggupan, saya bayar lunas. Saya percaya dengan yang nggarap rumah,” akunya.

Kemudian setelah sertifikat tanah keluar ia mengaku kaget lantaran pembuangan saluran air masih melalui bawah rumahnya. “Terpaksa saya beli dan berjalannya waktu selama 16 tahun ada kejadian ini. Kalau air masuk sering, ambles baru kali ini. Buis yang pecah empat, terus diganti,” bebernya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei mengaku kaget dengan kejadian tersebut. Pasalnya ada bangunan yang di bawahnya ternyata ada gorong-gorong airnya. “Mungkin akibat buis beton yang tidak kuat menahan beban di atasnya, akhirnya keramik maupun yang di atasnya ikut ambles,”