Laga Molor Gara-Gara Gawang Ketinggian 10 Sentimeter

Laga Molor Gara-Gara Gawang Ketinggian 10 Sentimeter

Laga Molor Gara-Gara Gawang Ketinggian 10 Sentimeter

Laga Molor Gara-Gara Gawang Ketinggian 10 Sentimeter

Jose Mourinho pernah mempermasalahkan tinggi gawang yang berbeda saat tim asuhannya, Tottenham Hotspur, menghadapi klub Makedonia Utara KF Shkendija dalam kualifikasi Liga Europa musim ini (24/9/2020).

Sebab, salah satu gawang di Tose Proeski Arena, Skopje, lebih tinggi sampai 5 sentimeter dari ukuran normal (244 sentimeter).

Hal yang sama terjadi dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 di Kybunpark, St Gallen, kemarin (29/3). Tepatnya saat Swiss menjamu Lithuania dalam matchday kedua grup C zona Eropa. Daftar di sini

Kickoff terpaksa molor lebih dari lima menit gara-gara tiang gawang yang ketinggian. Kelebihan, seperti ditulis surat kabar lokal La Matin, hingga 10 sentimeter.

Jadi, tinggi tiang gawang di Kybunpark mencapai 254 sentimeter. Pelatih kiper Swiss Patrick Foletti yang merasakan keanehan itu dan dia lalu meminta wasit Mattias Gestranius dari Finlandia untuk mengecek tinggi tiang gawang.

”Aku pikir kelebihan 5 sentimeter, ternyata malah 10 sentimeter,” ungkap Foletti seperti dikutip Blick.

Awalnya, wasit tidak menemukan kejanggalan tinggi tiang gawang. Begitu pula kiper kedua tim, Yann Sommer (Swiss) dan Tomas Svedkauskas (Lithuania). Pengukuran malah sampai dua kali dilakukan. Pada akhirnya, ditemukan kelebihan itu.

Hanya, gara-gara situasi darurat, tiang gawang menggunakan milik FC St Gallen sebagai klub yang bermarkas di Kybunpark. Alhasil, jaring gawang yang standarnya harus berwarna putih menjadi warna hijau-putih atau warna kebesaran FC St Gallen.

Entah karena menggunakan tiang gawang yang sesuai standar, laga Swiss versus Lithuania menjadi irit gol. Swiss menang 1-0 berkat gol cepat wide attacker Liverpool FC Xherdan Shaqiri pada menit kedua.

”Jika tidak diganti, (kelebihan) 10 sentimeter itu bisa menghancurkanku,” seloroh Sommer. Laga kemarin sekaligus menjadi clean sheet pertama Sommer dalam delapan laga terakhir bersama La Nati –julukan Swiss.