Kurangnya Asupan Gizi Seimbang Bikin Tubuh Gampang Lemas Selama Puasa

Kurangnya Asupan Gizi Bikin Tubuh Gampang Lemas Selama Puasa

Kurangnya Asupan Gizi Seimbang Bikin Tubuh Gampang Lemas Selama Puasa

Kurangnya Asupan Gizi Seimbang Bikin Tubuh Gampang Lemas Selama Puasa

Sebagian orang dapat mengalami rasa lelah, lemas, mengantuk, sembelit, pusing sampai dehidrasi waktu menjalani puasa Ramadan di minggu pertama. Biasanya, ini disebabkan tubuh tengah beradaptasi dan kekurangan nutrisi akibat makan sembarangan saat sahur dan membuka puasa  Agodapoker Domino99.

Seperti yang diungkapkan Kepala Pusat Studi Imunologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran – Rumah Sakit Hasan Sadikin (UNPAD-RSHS) Bandung, Sumartini Dewi, kekurangan nutrisi bisa sebabkan melemahnya proses imun tubuh supaya tubuh jadi rentan terhadap infeksi yang bisa sebabkan tubuh jadi lelah, lemas, dan mengantuk seharian waktu tengah berpuasa.

Perhatikan Asupan Makanan dan Minuman Saat Puasa

Oleh sebab itu, kita mesti meyakinkan bahwa waktu sahur dan membuka puasa mesti mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung nutrisi, vitamin, dan mineral yang cukup. Misalnya buah dan sayuran, daging, ikan, susu, makanan yang mengandung karbohidrat, kaya serat, lemak, dan gula.

Ini disebabkan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks bisa menopang melepaskan kekuatan secara perlahan sepanjang puasa berjam-jam. Saat berpuasa ungkap Dewi, tubuh amat perlu nutrisi dan vitamin, salah satu vitamin yang penting untuk tubuh adalah vitamin C.

“Vitamin C efektif untuk merawat proses kekebalan tubuh, menahan penyakit kardiovaskular, masalah kehamilan, penyakit mata, sampai masalah kulit. Kadar vitamin C bisa jadi penanda gizi yang ideal untuk kebugaran tubuh kita,” Dewi menjelaskan.

Suplemen Lain yang Dikonsumsi Saat Puasa

Sementara itu, lanjut Dewi, suplemen zinc dibutuhkan tubuh untuk menopang proses perkembangan tubuh dan merawat kesehatan. Zinc adalah sejenis logam yang berfaedah untuk menopang kerja proses imun dan terbukti menopang kurangi angka kematian akibat pneumonia dan diare, dan juga menahan infeksi pernapasan.

Dewi menjelaskan bahwa kekurangan zinc bisa sebabkan penglihatan malam yang buruk, lamanya masa pengobatan luka, penurunan indera perasa dan penciuman, kapabilitas melawan infeksi menurun, dan perkembangan organ reproduksi yang buruk. Mengingat pentingnya vitamin C dan zinc untuk merawat proses imun, tentunya kita tidak menginginkan kekurangan nutrisi selanjutnya waktu berpuasa.

“Kekurangan vitamin C dan zinc bisa sebabkan risiko terkena penyakit dan terhadap selanjutnya makin lama sebabkan rasa capek dan lemah waktu berpuasa. Sumber utama vitamin C dan zinc sesungguhnya bisa didapatkan dengan mengonsumsi beraneka macam makanan,” Dewi menekankan.

Pentingnya Vitamin C Saat Puasa

Dewi mencontohkan vitamin C banyak terkandung terhadap sayuran dan buah layaknya jeruk, pepaya, brokoli, sampai cabai. Sedangkan zinc terkandung terhadap makanan kaya protein layaknya daging, beragam boga bahari, dan kacang-kacangan.

Saat berpuasa, seringkali mengonsumsi makanan juga buah, sayuran, sampai makanan kaya protein yang jadi sumber vitamin C dan zinc juga dapat berkurang.

Jika hal ini terjadi, mengonsumsi suplemen vitamin C dan zinc merupakan alternatif yang baik untuk menahan kekurangan nutrisi tersebut. Menjaga kekuatan tahan dan mempertahankan tubuh selalu sempurna merupakan salah satu tantangan utama dikala tengah berpuasa.

“Asupan makanan yang terbatas jadi penghambat untuk beraktivitas secara normal. Oleh sebab itu, jangan kuatir untuk mengonsumsi suplemen dikala puasa. Hal ini berfaedah untuk menahan terjadinya penurunan nutrisi waktu puasa sebab tubuh bekerja dua kali lebih keras dibanding biasanya,” Dewi menjelaskan