Kurang dari 3 Jam, Banjir di Surabaya langsung Surut

Kurang dari 3 Jam, Banjir di Surabaya langsung Surut

Kurang dari 3 Jam, Banjir di Surabaya langsung Surut

Kurang dari 3 Jam, Banjir di Surabaya langsung Surut

Sebagian wilayah Kota Surabaya mengalami banjir sesudah diguyur hujan dalam saat tidak cukup lebih empat jam yang berlangsung sejak sore hari pada Rabu 15 Januari 2020.

Melalui lanjutan telepon, pengakuan tidak benar satu warga Desa Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya, Mei Rahmawati, hujan yang mengguyur terus menerus di Surabaya selama tidak cukup lebih empat jam itu surut dalam saat tidak cukup dari tiga jam.

“Hujannya cukup deras, tetapi sesudah tiga jam berlalu airnya telah surut. Sekarang warga telah beraktivitas layaknya biasa,” kata Mei, Surabaya, Rabu malam (15/1/2020)

Sementara itu, mengutip instagram @surabaya, Pemerintah Kota Surabaya telah menambahkan perhatian spesifik di sejumlah wilayah yang mendapat perhatian banyak pihak saat hujan lebat mengguyur Surabaya. Wilayah itu antara lain di Jalan Mayjend Sungkono dan Komplek Ruko Vida. Lokasi tersebut tergenang sekitar jam 17.30. Hingga akhirnya jam 19.30 wilayah telah surut. Butuh saat dua jam untuk menyurutkan air tersebut.

“Hingga pukul 20.30 tadi, Jalan Mayjen Sungkono dan Komplek Ruko Vida telah layaknya sedia kala,” dikutip dari instagram @Surabaya.

Sebelumnya, sejumlah kawasan di Kota Surabaya, Jawa Timur, terendam banjir sesudah diguyur hujan deras pada Rabu sore 15 Januari 2020.

“Hujan deras, depan rumah aku banjir,” kata warga Kendangsari, Surabaya, Laila Mufidah.

Informasi yang yang telah terkumpul hingga berita ini diturunkan, banjir berlangsung di sejumlah kawasan layaknya Kendangsari, Ketintang, Mayjen Sungkono, Bogowonto dan lainnya, dilansir dari Antara.

Menurut Laila di Surabaya, banjir yang berlangsung di kawasan Kendangsari akibat saluran air atau box culvert yang tersedia tidak sanggup menampung air saat hujan deras. Hal ini dikarenakan box culvert dari segi utara dan selatan tidak menyambung disempurnakan dengan banyaknya tumpukan sampah yang membuat banjir  Cerdaspoker DominoQQ.

Selanjutnya

Laila yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya ini mengatakan sebelum akan tersedia box culvert hingga tersedia box culvert di kawasan Kendangsari senantiasa banjir saat hujan deras. Namun demikian, lanjut dia, banjir yang tersedia saat ini cepat surut.

“Tapi sekarang terkurangi sedikit dengan ada box culver. Meski banjir tetapi cepat surut tidak layaknya tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya menghendaki Dinas Pekerjaan Umum dan Pematusan Pemkot Surabaya langsung mengatasi masalah saluran air yang tidak terhubung dengan yang lainnya.

“Sebetulnya telah di cek pihak kelurahan, di situ tersedia cor dan pipa bekas jembatan lama. Selain itu wajib disudet agar airnya lancar. Ini kata Pak Sekda (Sekretaris Daerah Kota Surabaya) mau bilang kan ke Bu Erna (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pematusan Kota Surabaya),” kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Hal sama juga dikatakan warga Ketintang, Imam Budi. Ia mengatakan kawasan Ketintang, terutama di dekat Royal Plasa sempat banjir akibat hujan deras. “Tadi banyak motor yang mogok dikarenakan terjerat banjir,” ujarnya.