Kucing Memiliki Kulit Sensitif, Ini Cara Tepat Merawatnya

Kucing Memiliki Kulit Sensitif, Ini Cara Tepat Merawatnya

Kucing Memiliki Kulit Sensitif, Ini Cara Tepat Merawatnya

Kucing Memiliki Kulit Sensitif, Ini Cara Tepat Merawatnya

Bulu kucing idealnya terasa lembut dan halus. Jika anda menemukan adanya kemerahan, benjolan mengelupas, atau tanda iritasi lainnya saat anda mengelus bulu kucing, maka bisa jadi ia mempunyai kulit yang sensitif. Kulit kucing yang sensitif membutuhkan perawatan dan perhatian khusus.

Mandikan dengan Sampo Khusus

Jika anda telah memahami bahwa kucing kesayangan anda mempunyai kulit sensitif, usahakan pakai sampo khusus ketika memandikannya. Ini ialah upaya guna menghindari kulit kucing dari alergi. Dengan begitu, kesehatan bulu kucing bakal lebih terjaga.

Sikat Bulu Kucing Setiap Hari

Kegiatan ini barangkali sering terlupakan, sebenarnya menyikat bulu kucing masing-masing hari sangat urgen untuk mengawal kesehatan kulit dan bulunya. Jika bulu kucing jarang disisir, maka menambah intensitas kucing menjilati bulu. Menyikat bulu kucing pun untuk menghilangkan bulu-bulu rontok dan menciptakan kucing kesayangan anda lebih nyaman.

Rutin Membersihkan Kandang Kucing

Menjaga kesucian kandang kucing pun tidak kalah penting. Kebersihan kandang pun menjadi hal sehatnya kulit kucing, khususnya untuk mengawal kulit kucing yang sensitif. Membersihkan kandang kucing dilaksanakan supaya kotoran yang menempel dan bulu-bulu rontok tidak mengakibatkan alergi atau penyakit kulit kucing.

Berikan Makanan Bergizi Seimbang

Perlu anda ketahui bahwa menyerahkan makanan berlebihan pada kucing dapat mengakibatkan kulit kucing sensitif. Meskipun kucing ialah hewan yang suka makan, namun anda harus mengawal porsi dan frekuensi santap supaya tidak memunculkan penyakit yang tidak diinginkan. Kamu butuh meyakinkan makanan kucing berisi serat dan omega-3 yang lumayan supaya kesehatan dan kulit kucing terjamin.

Waspadai Penyebab Alergi

Jika kucing anda bebas dari parasit dan sehat, masalah kulit mungkin diakibatkan oleh reaksi alergi terhadap sesuatu di lingkungan dia bermain, contohnya serbuk sari, debu, atau jamur.

Alergi kulit ialah peradangan pada kulit yang mengakibatkan kucing lebih tidak jarang menjilati, menggaruk, kerontokan bulu, dan kulit tampak bersisik. Kamu butuh menjauhkan penyebab alergi laksana rumput, debu, dan benda asing lainnya.

Waspada Infeksi Kulit yang Menyerang Kucing

Menjaga kesehatan kulit kucing mesti dilaksanakan sejak dini atau semenjak bayi. Saat umur kucing masih di bawah satu tahun, maka imunitas tubuhnya masih lemah. Salah satu penyakit yang rentan dirasakan anak kucing yakni infeksi kulit. Penyakit ini diketahui ketika kucing tampak menggaruk-garuk badannya. Penyebab infeksi kulit bermacam-macam, tapi sangat sering diakibatkan oleh infeksi jamur.

Jamur ringworm adalah jenis jamur yang tidak jarang menjadi penyebab infeksi kulit pada anak kucing. Jika tidak dipedulikan tanpa pengobatan, maka memunculkan lesi atau kehancuran jaringan kulit.