Kisah Sukses 25 Tahun Dagadu, Jadi Ikon Yogyakarta

Kisah Sukses 25 Tahun Dagadu, Jadi Ikon Yogyakarta

Kisah Sukses 25 Tahun Dagadu, Jadi Ikon Yogyakart

Kisah Sukses 25 Tahun Dagadu, Jadi Ikon Yogyakarta

 

Dominoqq Pesona Daerah Istimewa Yogyakarta memang tidak jarang kali memiliki pesona tersendiri untuk para wisatawan dalam negeri maupun mancanegara. Suasana kota yang ramah memang menjadi magnet supaya setiap orang yang pernah berangjangsana serasa hendak kembali lagi.

Senyum sapa masyarakatnya yang ramah dan daya kreativitasnya serasa tidak pernah lepas setiap daya tarik dari Kota Yogyakarta.

Kota yang dinamakan sebagai kota pelajar ini memang tidak jarang kali nampak klasik. Setiap tujuan wisata, tidak jarang kali mempunyai souvenir khas yang ditelusuri wisatawan sebagai oleh-oleh atau penanda bahwa mereka telah pernah berangjangsana ke sana. Demikian pula Yogyakarta, yang mempunyai Dagadu, kaos berdesain khas, yang telah menjadi merchandise ikonik.

Dagadu adalahmerchandise Kota Yogyakarta yang sangat melekat diingatan semua wisatawan andai berkenjung ke kota pelajar ini. Hal ini disebabkan jenis kaus oblong yang ditawarkan mempunyai nilai yang berbeda. Di mana Dagadu mengerjakan pendekatan kebiasaan yang sukses mengusung ikon-ikon visual yang terdapat di seantero Kota Yogyakarta sebagai label bisnisnya, laksana yang Liputan6.com kutip dari Brilio, Minggu (26/5/2019).

Dibangun 1994 Berawal dari Minat yang Sama

LUDOQQ Dagadu Djogdja di bina pada tahun 1994, saat 25 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang beberapa besar ialah mahasiswa arsitektur bekerjasama untuk menciptakan kaos berdesain khas.

Berawal dari minat yang sama dari 25 mahasiswa ini, mereka mengawali bisnis dan menemukan tawaran dari seorang dosen yang menawarkan 1 space di Malioboro Mall guna berjualan.

Dagadu sendiri sekarang telah menginjak usia 25 tahun dan masih konsisten dengan desain nyentrik ala Jogja. Seiring pertumbuhan jaman dan selera fashion masyarakat yang berkembang, Dagadu tidak jarang kali punya ide-ide baru dan sukses menarik minat wisatawan.

Pihak Dagadu sendiri mengharapkan hal yeng bertolak belakang namun tetap menggambarkan Dagadu tersebut sendiri, di mana menyerahkan bingkai estetika pada hal-hal yang mempunyai sifat keseharian, tidak jarang kali menekankan kesederhanaan.

“Kami tidak jarang kali angkat tema mengenai Jogja sampai sekarang masih kami lakukan. Hanya barangkali secara visual bertolak belakang menyesuaikan. Tapi kami mengupayakan paling tidak masing-masing 2 bulan sekali mengenalkan desain yang baru,” ujar Direktur Dagadu Ahmad Noor Arief, laksana yang Liputan6.com kutip dari Brilio.

Telah Meluncurkan Buku

PREDIKSI TOGEL PALING JITU Tak melulu memberikan sebuah yang unik saja dari masing-masing desain bajunya, PT. Aseli Dagadu Djokdja kini pun melakukan peluncuran sebuah kitab kreatif. Buku yang diberi judul ‘Desain, Gagasan, dan Daya Ungkap’ mengupas sisi beda Dagadu. Menariknya kitab ini bukan berupa katalog desain maupun Company Profile.

‘Desain, Gagasan, dan Daya Ungkap’ adalahkarya enam praktisi komunikasi, media, pemerhati budaya, peneliti, sampai seniman tersebut berjuang untuk menerjemahkan visi dan tujuan serta core value dari perjalanan Dagadu.

Di balik karya segarnya, Dagadu pastinya mempunyai orang-orang yang profesional yang tidak jarang kali siap berkreasi untuk membuat ide-ide baru. Mulai dari copy writer, fotografer, dan ilustrator mempunyai peran yang lumayan vital di Dagadu, mereka berkolaborasi untuk dapat menciptakan sebuah karya menarik dan sukses laris di pasaran.