Kirim 266 Pukulan, Lawan Tumbang dan Lempar Handuk, Jadi Juara Dunia

Kirim 266 Pukulan, Lawan Tumbang dan Lempar Handuk, Jadi Juara Dunia

Kirim 266 Pukulan, Lawan Tumbang dan Lempar Handuk, Jadi Juara Dunia

Kirim 266 Pukulan, Lawan Tumbang dan Lempar Handuk, Jadi Juara Dunia

McWilliams Arroyo sukses merebut sabuk juara dunia interim kelas terbang WBC (28/2) WIB. Dalam pertarungan di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Florida, Arroyo mengalahkan petinju Meksiko Abraham Rodriguez.

Arroyo yang berasal dari Puerto Rico tersebut mengalahkan Rodriguez dengan kemenangan TKO pada ronde kelima. Walau sudah berusia 35 tahun, Arroyo bertarung dengan solid. Juara dunia kelas terbang amatir 2009 tersebut mendominasi total Rodriguez. Daftar di sini

Terlihat Arroyo memang memiliki persiapan yang jauh lebih matang dari lawannya. Rodriguez sendiri adalah petinju pengganti dalam pertarungan ini. Dia masuk untuk men-substitusi Julio Cesar Martinez.

Martinez menarik diri dalam laga ini karena dia mengalami cedera retak tangan kanan dalam sebuah laga sparring. Dia berharap bisa tampil. Tetapi, cederanya semakin parah dalam awal pekan ini.

Dengan kondisi seperti itu, promotor akhirnya menunjuk Rodriguez sebagai pengganti. Dalam persiapan yang pendek, Rodriguez tidak mampu untuk menandingi agresifitas Arroyo yang memang memiliki masa waktu berlatih intens yang lebih panjang.

Saat ronde keempat, pukulan keras Arroyo sudah membuat Rodriguez terjatuh. Dia berlutut dan hanya mampu bertumpu pada satu kaki. Rodriguez sempat diselamatkan oleh bel dan mampu melanjutkan pertarungan.

Tetapi, Rodriguez tidak mampu bertahan lebih lama lagi. Satu ronde berikutnya, Arroyo kembali menghajar Rodriguez secara bertubi-tubi. Hal ini membuat tim Rodriguez mengambil tindakan cepat. Sadar bahwa petinjunya dalam bahaya, mereka memutuskan untuk lempar handuk.

Ini adalah kekalahan pertama Rodriguez sejak takluk melawan Angel Costa pada 2018. Saat itu, Rodriguez juga menjalani pertarungan perebutan sabuk juara dunia. Tepatnya sabuk juara dunia kelas terbang WBO junior.

Sementara itu bagi Arroyo, ini adalah kemenangan keempatnya secara beruntun. Pada 8 September 2018, dia kehilangan sabuk juara dunia kelas terbang WBC super melawan petinju asal Jepang Kazuto Ito. Dengan hasil ini, Arroyo mencatat rekor 21 menang dan 4 kalah dalam 25 pertarungan.

Melihat performa Arroyo dalam pertarungan ini, dia punya potensi besar untuk bangkit. Total, Arroyo melancarkan 266 pukulan dengan 100 pukulan masuk.

Sementara itu, Rodriguez hanya mampu mencatat 116 pukulan dengan hanya 28 pukulan akurat. Jadi, memang, penampilan Arroyo luar biasa dominan.