KFC Terpaksa Tutup 100 Gerai di Indonesia Imbas Lockdown Corona

KFC Terpaksa Tutup 100 Gerai di Indonesia Imbas Lockdown Corona

KFC Terpaksa Tutup 100 Gerai di Indonesia Imbas Lockdown Corona

KFC Terpaksa Tutup 100 Gerai di Indonesia Imbas Lockdown Corona

Penyebaran wabah virus corona udah membuat kios makanan cepat saji kudu berjuang bertahan hidup. Meski bermacam trick penjualan udah dilakukan, transaksi secara offline masih jadi andalan bagi bisnis kuliner sat ini.

Pemasukan yang menyusut sebab penjualan online yang tak sesuai harapan memaksa perusahaan kudu tutup warung. Salah satunya terpaksa ditempuh jaringan restoran cepat saji dunia, Kentucky Fried Chicken (KFC).

Restoran ayam goreng ini menentukan menutup 100 gerai KFC yang beroperasi di pusat perbelanjaan di bermacam kota. Namun tak sepenuhnya sebab sepi pelanggan. KFC terpaksa tutup warung sebab pusat perbelanjaan atau mal yang mereka daerah berhenti beroperasi sementara.

Dikutip dari Liputan6.com, Senin 27 April 2020, Direktur PT Fast Food Indonesia Justinus Dalimin Juwono mengatakan, penutupan gerai itu ditunaikan lantaran pusat perbelanjaan udah menghentikan kegiatannya selama era pembatasan wilayah.

” Benar, sebab mal/plasa dinyatakan kudu tutup sebab Covid-19. Maka semua bisnis di mal/plasa jadi tutup, jadi bukan KFC saja. Ada di mal/plasa di bermacam kota, bukan di Jakarta saja,” kata Justinus di Jakarta kepada Liputan6.com.

Penutupan gerai KFC di pusat perbelanjaan selanjutnya udah sesuai dengan ketentuan dari pemerintah pusat dan daerah yang menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sebagian wilayah.

Tak hanya 100 gerai saja, ia menambahkan, kios-kios KFC lainnya yang kini masih beroperasi pun meremehkan layanan untuk makan di tempat.

Namun demikian, pelanggan disebutnya senantiasa dapat memesan dari gerai KFC terdekat lewat sambungan telepon atau secara online.

” Selebihnya dine in-nya yang tutup. Jadi kami hanya melayani customers untuk take away, online ojol, home delivery, dan drive thru,” ujar Justinus.

Kentucky Fried Chicken atau yang biasa disingkat KFC adalah suatu brand makanan cepat saji yang tenar di dunia.

Setiap belanja KFC, kamu pasti memperhatikan logonya, bukan? Pada logo itu nampak wajah pria tua dengan rambut dan jenggot putih.

Sosok terhadap logo itu adalah Colonel Harland Sanders, sang pendiri KFC. Gambar Logo KFC adalah tidak benar satu logo paling tenar di dunia.

Wajah Colonel yang tersenyum barangkali merupakan simbol yang paling mengesankan didalam industri makanan.

Logo KFC udah mendapat perombakan sebagian kali. Versi awal, menampilkan wajah Colonel Harland Sanders, yang diperkenalkan terhadap tahun 1952.

Perusahaan ini memperkenalkan desain ulang terhadap tahun 1978, dengan sedikit pergantian dari type huruf dan penempatannya.

Pada tahun 1991, baru ditingkatkan logo diadaptasi jadi singkatan ” KFC” , sebagai usaha untuk menggambarkan sebagai restoran makan ” sehat” .

Versi logo disederhanakan ulang terhadap tahun 1997.

Gambar logo KFC yang eksis hingga sementara ini diresmikan terhadap bulan April 2007, dengan Kolonel mengenakan celemek koki merah, yang pernah hanya merupakan jas putih.

Nah, baru-baru ini KFC ulang memperbarui ikon mereka dengan seorang cii-ciri yang dibuat dengan teknologi terkini, yaitu CGI.

Karakter itu tak jauh berlainan dengan sang Colonel, tetapi jauh lebih muda dan kekinian banget.

Dengan nama ‘Virtual Influencer Colonel’ cii-ciri itu memainkan peran sebagai juru berbicara KFC.

Dikatakan, cii-ciri muda Colonel ini memiliki kehidupan bak remaja milenial dengan kekasihnya yang juga diciptakan secara virtual.

Dikatakan penciptakan Ikon virtual ini merupakan cara pendekatan baru yang dibuat KFC untuk mempromosikan produk mereka kepada para milenial. Cerdaspoker Domino99