Ketika Pesepak Bola Dunia Lebih Blak-blakan di Platform Digital

Ketika Pesepak Bola Dunia Lebih Blak-blakan di Platform Digital

Ketika Pesepak Bola Dunia Lebih Blak-blakan di Platform Digital

Ketika Pesepak Bola Dunia Lebih Blak-blakan di Platform Digital

Ketimbang media mainstream, para pesepak bola dunia memang lebih nyaman berbicara di platform digital. Dari semula hanya curhat, kini bisa menjawab teka-teki.

Keputusan Lionel Messi untuk bertahan di FC Barcelona mengakhiri pemberitaan gencar tentang masa depan striker berjuluk La Pulga itu selama musim panas tahun lalu. Daftar di sini

Yang menarik, Messi memberitahukannya bukan kepada media mainstream, terutama Mundo Deportivo yang selama ini memang pro dengan Barca. Melainkan dalam wawancara eksklusif bersama Goal yang selama ini dikenal sebagai media daring.

Video konfirmasi Messi bertahan di Barca yang ditayangkan YouTube langsung menjawab semua keraguan setelah dia mengirim burofax kepada Barca pertengahan Agustus 2020. Video wawancara dengan Goal tayang pada 4 September 2020.

Tak hanya menjawab semua pertanyaan yang muncul selama dua pekan sejak burofax dikirim, tetapi juga ada curhat yang mungkin tidak akan diungkapkan La Pulga di media mainstream.

Seperti keinginan hengkang yang memang sudah lama dipendam, kekecewaan dengan sejumlah kebijakan Presiden (yang enam pekan kemudian jadi mantan) Josep Maria Bartomeu, hingga menyoroti kurang kompetitifnya skuad Barca.

”Tren” curhat di platform digital itu pun turut menarik perhatian kapten Real Madrid Sergio Ramos. Bukan berbasis media, melainkan obrolan santai via streaming.

Tadi malam (11/3) Ramos ngobrol di IbaiDates berjudul Chatting Quietly.

IbaiDates merupakan forum milik Ibai Llanos, seorang internet celebrity Spanyol, yang dapat diakses di Twitch. Semacam Deddy Corbuzier-nya Indonesia.

Kebetulan, masa depan Cuqui –sapaan Ramos– mirip dengan Messi di awal musim ini. Kontrak Ramos bersama Real kedaluwarsa di pengujung musim ini dan belum ada kepastian tentang masa depan bek 34 tahun tersebut.

Media-media mainstream yang berusaha mengulik masa depan Ramos seakan hanya sampai pada satu hal: prediksi.

Di acara Llanos, Cuqui diklaim bersedia blak-blakan tentang karir ke depannya. Apalagi, kapten timnas Spanyol itu juga dikenal lantang ketika berbicara di depan media.

Ramos bukan yang pertama diundang Llanos. Sejak mengudara bulan lalu, bek tengah Barca Gerard Pique dan striker Manchester City Sergio Aguero pernah diundang pria 25 tahun itu.

”Aku menyesal pernah mengatakan (kepada media, Red) bahwa aku ingin meninggalkan Atletico Madrid.” Begitu salah satu nukilan obrolan Llanos dengan Aguero bulan lalu.

Aguero yang seorang gamer, sama seperti Llanos, membuat materi obrolan lebih variatif dan tidak kaku. Bahkan, secara implisit, ada obrolan Llanos kepada Aguero yang menyiratkan bahwa dia akan ke Barca musim depan. Kontrak Aguero yang habis akhir musim ini diindikasikan tak akan diperpanjang City.

Di kalangan pesepak bola, Pique layak ditahbiskan sebagai pionir mengobrol daring secara streaming. Kekasih penyanyi Shakira itu kali pertama melakukannya lima tahun lalu menggunakan Periscope.

Bukan hanya pemain berpengalaman, wide attacker muda Real Vinicius Junior pede (percaya diri) memiliki kanal YouTube pribadi. Meski, komposisi kanal pemain asal Brasil itu terkesan berantakan.