Kaum Nahdiyin dan Romo Benny Sepakat Terorisme Tak Terkait Soal Agama

Kaum Nahdiyin dan Romo Benny Sepakat Terorisme Tak Terkait Soal Agama

Kaum Nahdiyin dan Romo Benny Sepakat Terorisme Tak Terkait Soal Agama

Kaum Nahdiyin dan Romo Benny Sepakat Terorisme Tak Terkait Soal Agama

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud mengatakan, seluruh mengutuk keras peristiwa tersebut. Karena itu, untuk umat Katolik di seluruh Indonesia yang akan melakukan ibadah Paskah, dia berharap bisa terus berkoordinasi dengan keamanan setempat.

“Untuk seluruh umat beragama baik Muslim, Katolik, Kristen dan lainnya untuk tetap menjaga kedamaian, ketertiban. Jika mendapatkan keganjilan, kiranya dapat dilaporkan kepada polisi atau pihak-pihak yang terkait,” kata Marsudi Syuhud kepada wartawan, Minggu (28/3). Daftar di sini

Marsudi juga mengimbau seluruh warga NU untuk diharapkan dapat turut serta menciptakan rasa aman di wilayahnya masing-masing.

Sementara itu, Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Antonius Benny Susetyo menilai teror di Makassar merupakan perbuatan yang bertentangan dengan peradaban manusia. Ia pun menegaskan terorisme tidak ada kaitannya dengan agama manapun karena teror adalah musuh kemanusiaan.

“tindakan teror telah melukai martabat manusia dan mengoyak nurani kemanusiaan. “Kita yakin aparat penegak hukum dapat mengungkap motif peristiwa ini dan menangkap para pelakunya,” ujar Romo Benny.

Romo Benny juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan foto-foto korban, karena tragedi ini akan menimbulkan perasaan tidak nyaman.

Senada dengan Romo, Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak teprovokasi sehingga melakukan hal-hal yang justru dapat memperkeruh suasana.

“Kita serahkan proses pengusutan sepenuhnya kepada aparat keamanan,” kata Helmy.

Helmy juga mengecam segala bentuk dan tindak kekerasan, termasuk di dalamnya perilaku menyerang pihak-pihak yang dianggap memiliki perbedaan. Dia menegaskan, kekerasan bukanlah ajaran dari suatu agama apapun.

“Karena setiap agama mengajarkan kepada kita cinta kasih antar sesama. Terlebih Islam sebagai agama menganjurkan nilai-nilai toleransi dalam beragama dan menebarkan perdamaian,” ungkapnya.

PBNU mendesak pemerintah Indonesia dan aparat keamanan untuk segera mengusut tuntas peristiwa tersebut dan menangkap pelaku kekerasan yang terlibat. “Kami percaya aparat akan bekerja secara maksimal dan profesional,” imbuhnya.

PBNU juga mengajak segenap pemuka agama agar proaktif dalam mengampanyekan gerakan melawan ektremisme dan radikalisme. “Tokoh agama memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan menyejukkan,” pungkasnya.