Kapal Pesiar Arab Saudi Tanpa Minuman Alkohol dan Foto Bikini

Kapal Pesiar Arab Saudi Tanpa Minuman Alkohol dan Foto Bikini

Kapal Pesiar Arab Saudi Tanpa Minuman Alkohol dan Foto Bikini

Kapal Pesiar Arab Saudi Tanpa Minuman Alkohol dan Foto Bikini

LudoQQ pokerace99 – Berlayar melewati pulau-pulau sepi di tengah perairan jernih berwarna bak biru kehijauan, kapal pesiar pertama yang menawarkan paket wisata bahari di Arab Saudi memiliki tujuan ganda; memulai pariwisata meskipun ada kekhawatiran akan virus corona sekaligus memamerkan megaproyek yang direncanakan di sepanjang Laut Merah.
Pada bulan Agustus, kapal pesiar Silver Spirit mulai menawarkan tur di sepanjang garis pantai yang belum terjamah di negara petro itu untuk menjadi destinasi pariwisata kekinian demi mengurangi ketergantungan negara pada minyak.

Disewa oleh sebuah perusahaan yang dimiliki oleh Saudi Public Investment Fund (Dana Investasi Publik Saudi), kapal pesiar mewah itu menawarkan pemandangan ke “proyek megah” bernilai multi-miliar dolar yang terus diselesaikan kerajaan, meskipun sedang terjadi penurunan ekonomi yang tajam.

PILIHAN REDAKSI
Luncurkan Visa Turis, Arab Saudi Longgarkan Aturan Berpakaian
4 Tips Sebelum Wisata Belanja di Makkah
Haru dalam Penerbangan Perdana Israel ke Tanah Arab
“Kami memperkenalkan Laut Merah kepada dunia,” kata Menteri Pariwisata Ahmed al-Khatib kepada AFP dalam wawancara di atas kapal.

“Kami membuka gerbang kekayaan Laut Merah.”

Selama pesiar empat hari, kapal melewati situs-situs perkembangan utama termasuk proyek Laut Merah – yang dirancang untuk menjadi tujuan resor bergaya Maldives (Maladewa) yang mencakup lusinan pulau yang indah, termasuk Amaala, destinasi wisata bahari nan mewah.

Kapal pesiar juga berlabuh di dua pulau termasuk Sindala, yang membentuk bagian dari NEOM, sebuah megacity yang direncanakan senilai US$500 miliar yang kira-kira seukuran Belgia.

Jika sudah dibuka untuk umum, penumpang kapal pesiar bisa berkeliling di pulau kecil yang dibatasi terumbu karang dengan kereta golf dan makan malam di restoran berbintang Michelin yang bertengger di pesisir pantai.

Arab Saudi tetap percaya diri merilis paket wisata kapal pesiar ini, meski pariwisata global sedang dihadang pembatasan perjalanan akibat pandemi virus corona.

Sebelumnya, kerajaan ini meluncurkan visa turis pada tahun lalu, yang merupakan ide dari Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk mendiversifikasi ekonomi negara.

Selain kamar yang luas dan layanan kepala pelayan pribadi, kapal pesiar juga menawarkan kebebasan berpakaian yang langka di Tanah Arab.

Hampir seluruh penumpang tak mengenakan abaya, pakaian wajib bagi wanita Saudi berbentuk jubah.

Namun, untuk menjaga privasi penumpang yang mengenakan pakaian pantai selama kunjungan ke pulau, ponsel setiap penumpang harus disimpan di dalam wadah tertutup.

Dan karena beroperasi di negara yang melarang minuman alkohol, bar di kapal pesiar ini hanya menawarkan Merlot, Chardonnay, dan bir lager bebas alkohol.

Silver Spirit berlayar dari King Abdullah Economic City, sebuah proyek bernilai miliaran dolar di dekat kota bagian barat Jeddah.

Bagi turis yang berencana menikmati wisata kapal pesiar ini, tiket termurahnya bisa didapatkan dengan harga sekitar 6.000 riyal (sekitar Rp23,5 juta) per orang.