Kandas di Laga Perdana, Bangkit, Langsung Sapu Bersih Tiga Laga

Kandas di Laga Perdana, Bangkit, Langsung Sapu Bersih Tiga Laga

Kandas di Laga Perdana, Bangkit, Langsung Sapu Bersih Tiga Laga

Kandas di Laga Perdana, Bangkit, Langsung Sapu Bersih Tiga Laga

Setelah takluk oleh Prawira Bandung dalam laga perdana, Satria Muda (SM) Pertamina Jakarta terus melesat di Divisi Putih Indonesian Basketball League (IBL).

Arki Dikania Wisnu dkk sudah meraih tiga kemenangan beruntun. Terakhir, Amartha Hangtuah yang menjadi korban. Mereka ditaklukkan dengan skor 84-62 saat bertarung di Robinson Cisarua Resort, Kabupaten Bogor.

SM langsung menggebrak sejak kuarter awal. Hasilnya, pada half time, Satria Muda sudah ungggul jauh dengan skor 44-16. Daftar di sini

Kemenangan tersebut membuat SM menempel ketat Indonesia Patriots di papan atas grup dengan poin 8 dari empat pertandingan. Pelatih SM Milos Pejic pun merasa puas. ’’Tapi, ini hanyalah satu game, kami akan fokus ke game-game selanjutnya,’’ katanya.

Di sisi lain, ini menjadi kekalahan keempat Amartha. Amartha kini menjadi juru kunci grup. Pelatih Amartha Rastafari Horongbala pun menyayangkan rentetan hasil buruk yang menimpa timnya. ’’Lagi-lagi kami menyadari kekalahan ada di paint area. Ini menjadi PR kami. Selebihnya, start kita juga jelek ya,’’ keluh Rastafari.

Pihaknya bakal terus melakukan evaluasi. ’’Dari kami pribadi, ini bukan hal pertama. Di 2017 juga bad start dengan kalah enam kali (di awal, Red). Tapi, kami bisa tenang dan lebih baik. Mental pemain baik dan penuh optimisme. Di seri kedua nanti, ini fifty-fifty lah. Dan kami yakin bisa mengatasinya,’’ katanya.

Sementara itu, Pelita Jaya Bakrie akhirnya bisa bergabung dengan tim IBL. Kemarin (15/3) Pelita memasuki gelembung. Sebagaimana diketahui, Pelita menjadi satu-satunya tim yang memasuki IBL Camp tidak bersamaan dengan tim lainnya pada 8 Maret. Hal itu disebabkan masih adanya pemain yang terpapar Covid-19.

Setelah dilakukan isolasi mandiri untuk pemain yang sempat terpapar, dan dilakukan tes secara berkala, akhirnya tim Pelita Jaya Bakrie memenuhi persyaratan untuk bergabung.

Dirut IBL Junas Miradiarsyah menyatakan, Pelita baru bisa masuk setelah total 23 personel yang terdiri atas pemain dan ofisial lolos dari tiga kali tes usap PCR.

’’Hasil tes mereka negatif dari Covid-19 dan telah mendapatkan clearance atau rekomendasi dari tim dokter ahli pendamping,’’ kata Junas kemarin.

Namun, satu pemain Pelita, Respati Ragil, belum bisa bergabung dengan timnya pada seri pertama IBL. Dia masih dalam tahap pengawasan akhir.