Kamu Pemalu? Ini Dia 8 Cara Jitu Biar Lebih Percaya Diri

Kamu Pemalu? Ini Dia 8 Cara Jitu Biar Lebih Percaya Diri

Kamu Pemalu? Ini Dia 8 Cara Jitu Biar Lebih Percaya Diri

Kamu Pemalu? Ini Dia 8 Cara Jitu Biar Lebih Percaya Diri

AGEN BANDARQ – Menjadi pribadi yang pemalu dan pendiam bukanlah hal yang hina, namun melihat betapa sulitnya menjadi seorang yang pemalu yakin gak mau diubah? Pernah gak sih kalian merasa ingin tampil percaya diri dalam segala hal namun terhalang dengan label pemalu dan pendiam? Berikut ini adalah cara jitu untuk menghilangkan rasa malu dan membangun kepercayaan diri.

1. Ubah pikiran negatif
CERDASPOKER – Orang yang pemalu umumnya suka menyalahkan dan merendahkan diri sendiri, tak tahan berlama-lama dalam lingkup sosial karena khawatir dengan penilaian orang lain. Maka dari itu kamu perlu mengubah cara berpikir seperti ini dengan pola pikir lebih suportif untuk mengubah diri. Kamu perlu memperlakukan diri sendiri sebaik kamu memperlakukan temanmu. Buang jauh pikiran negatif itu.

2. Akui dan tunjukkan kelebihanmu
Si pendiam dan pemalu sama menariknya dengan si ekstrovert. Satu hal yang membedakan keduanya adalah orang pendiam sulit menunjukkan bahwa dirinya juga unik dan menarik. Maka dari itu, jika ada seseorang yang bertanya tentang dirimu jangan malu untuk menunjukkan kelebihanmu, asal jangan berlebihan. Jika tidak pernah mengakui kelebihan dan pencapaianmu maka selamanya tak akan ada yang tahu dengan hal itu.

3. Inisiatif memulai percakapan
Cobalah untuk berinisiatif bertanya atau menceritakan sedikit cerita tentangmu tanpa mereka tanya. Orang yang dekat denganmu akan mengapresiasinya dan melanjutkan percakapannya, dengan begini maka interaksi akan terus berlanjut. Ingatlah untuk tanya balik pada lawan bicaramu dan beri dia kesempatan bicara dan menunjukkan hal yang sama.

4. Jangan umumkan rasa malu-mu
Menunjukkan rasa malu berarti memberi label pemalu untuk diri sendiri, karena sebenarnya kemungkinan orang-orang bahkan tidak melihatmu sebagai pribadi yang pemalu sampai kamu sendiri yang mengatakannya. Gak salah jadi pemalu, malah malu itu perlu, tapi jangan jadikan rasa malu itu menghalangimu untuk lebih terbuka.

5. Latih bahasa tubuhmu
Agar tak terkesan terlalu tertutup, ubah bahasa tubuh menjadi lebih friendly. Cobalah untuk bertahan berada dalam lingkup sosial, tegakkan kepalamu, pertahankan kontak mata dan jauhi gadget untuk sesaat. Bahasa tubuh yang friendly dapat diasumsikan bahwa kamu berada pada posisi nyaman saat berinteraksi dengan orang lain.

6. Mulailah bilang “Ya!”
Mengatakan “tidak” untuk menolak ajakan tadi secara tak langsung kamu membangun pertahanan untuk menutup kesempatan melatih diri menjadi lebih percaya diri. Cobalah untuk bilang “ya” saat diajak teman berkumpul karena hal tersebut mampu mendorongmu lebih percaya diri. Mereka mengajak dirimu karena mereka suka denganmu dan ingin menghabiskan waktu bersamamu, maka coba hargailah dan habiskanlah waktumu bersama orang-orang yang peduli padamu. Namun tetap perlu memperhatikan prioritas kepentingan dalam pengambilan keputusan.

7. Bertahanlah sebentar
Memang seorang pemalu tak tahan jika lama-lama berada dalam lingkar sosial, rasanya ingin sekali segera mengakhiri ketidaknyamanannya dan kecanggungannya. Cobalah tahan sebentar saja berada di sana dan ikut nimbrung sama obrolannya

8. Lakukan hal yang kamu takuti
Hal ini terbukti sangat berhasil membangun rasa percaya dirimu. Eleanor Roosevelt berkata “You must do the things you think you cannot do”, Ralph Waldo Emerson berkata “Do the Thing You Fear and Death of Fear is Certain”. Ketakutan terbesarmu akan menjadi kekuatan terbesarmu jika kamu mau menaklukkannya.

Pada dasarnya sifat malu adalah takut menunjukkan diri dan takut dengan penilaian orang lain. Rasa takut dihakimi atau dinilai oleh orang lain biasanya yang paling besar perannya dalam menciptakan rasa malu. Mengatasi rasa takut atau malu tidak hanya dengan belajar berbicara di depan banyak orang. Cara mengatasi ketakutan adalah dengan melawannya. Lawanlah rasa takutmu and get the best version of you.