Jika Kamu Dekat dengan Cavani, Ibrahimovic Pasti Tidak Menyukainya

Jika Kamu Dekat dengan Cavani, Ibrahimovic Pasti Tidak Menyukainya

Jika Kamu Dekat dengan Cavani, Ibrahimovic Pasti Tidak Menyukainya

Jika Kamu Dekat dengan Cavani, Ibrahimovic Pasti Tidak Menyukainya

Sama-sama menempati peringkat kedua dengan rival sekota memuncaki klasemen di liga masing-masing. Juga punya julukan identik: Setan Merah.

Ya, pertemuan The Red Devils –julukan Manchester United– dan Il Diavolo Rosso (sebutan AC Milan) tak terhindarkan di babak 16 besar Liga Europa 2020–2021. Daftar di sini

Undian di markas besar UEFA di Nyon, Swiss, tadi malam (26/2) dipastikan bukan hanya sarat gengsi dan prestise dari dua klub dengan basis fans fanatik tersebut. Melainkan juga cerita keterikatan yang melibatkan dua pemain dari skuad AC Milan. Bomber Zlatan Ibrahimovic dan fullback Diogo Dalot.

Ibra adalah pemain yang punya andil memberikan gelar terakhir United empat tahun lalu. Ya, Liga Europa 2016–2017. Pada musim itu pula, United yang diasuh Jose Mourinho memenangi Piala Liga dan Ibra finis sebagai top scorer klub dengan 28 gol di berbagai ajang.

Momen kembalinya Ibra ke Old Trafford dalam first leg (12/3) tentu bakal sangat dinantikan pendukung The Red Devils. ”Zlatan bukan pulang untuk melepas rindu, melainkan untuk menghantui (United),’’

Yang menarik, United saat ini memiliki Edinson Cavani di lini serang. Striker yang pernah menjadi partner Ibra di Paris Saint-Germain. Duo menara, sebutan mereka, bertandem selama tiga musim (2013–2016). Di musim terakhir, kolaborasi mereka menghasilkan hingga 75 gol.

Ibra meninggalkan PSG sebagai top scorer sepanjang masa. Namun, dua tahun berselang, rekor tersebut disalip Cavani. Hubungan Ibra dan Cavani memang bagus sebagai profesional, tetapi penuh intrik di luar lapangan.

”Jika kamu sedang dekat dengan Cavani, Ibrahimovic pasti tidak menyukainya. Ibrahimovic mengatakan kepadaku bahwa satu-satunya orang yang tidak cocok dengannya ketika di PSG adalah Cavani,” beber Michael Ciani, bek yang pernah satu tim dengan Ibra di Los Angeles Galaxy,

Untuk Dalot, statusnya di AC Milan musim ini adalah dipinjamkan United. Keputusan yang sangat dipertanyakan mengingat Dalot bisa menjadi pesaing bagi bek kanan United Aaron Wan-Bissaka.

Buktinya, Timothy Fosu-Mensah yang diproyeksikan sebagai substitusi Dalot telah dilepas ke Bayer Leverkusen pada bursa transfer Januari lalu.

Kini, manajer United Ole Gunnar Solskjaer malah memaksakan bek kiri Brandon Williams sebagai pelapis Wan-Bissaka. Sebab, persaingan utama di bek kiri sudah diplot oleh Luke Shaw dan Alex Telles.

Di AC Milan, Dalot pun menghadapi Davide Calabria yang sudah paten di bek kanan. Namun, allenatore AC Milan Stefano Pioli mampu memaksimalkan kemampuan Dalot sebagai bek kiri untuk berbagi napas dengan Theo Hernandez.

Di sisi lain, pertemuan United dan AC Milan bakal jadi yang kesebelas. Statistik masih sama kuat dengan masing-masing mengalahkan lima kali.

Duel terakhir sudah terjadi 11 tahun lalu ketika The Red Devils mengungguli Il Diavolo Rosso empat gol tanpa balas dalam second leg 16 besar Liga Champions 2009–2010 di Old Trafford.