Jerinx SID Ditetapkan Jadi Tersangka dan Ditahan, Ini 5 Faktanya

Jerinx SID Ditetapkan Jadi Tersangka dan Ditahan, Ini 5 Faktanya

Jerinx SID Ditetapkan Jadi Tersangka dan Ditahan, Ini 5 Faktanya

Jerinx SID Ditetapkan Jadi Tersangka dan Ditahan, Ini 5 Faktanya

 

I Gede Ari Astina alias Jerinx ditetapkan sebagai terduga oleh kepolisian Polda Bali, bersangkutan sangkaan pencemaran nama baik yang diadukan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Bali. Penetapan Jerinx sebagai tersangka sebab hasil postingannya di akun Instagramnya @jrxsid pada tanggal 13 sama 15 Juni. Cerdaspoker DominoQQ

Kabar ini juga dikatakan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Bali, Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho. Ia mengucapkan bahwa Jerinx sudah mengisi panggilan sebagai tersangka. Drummer Superman Is Dead (SID) pun sudah disangga di Mapolda Bali.

“Udah, dia mengisi panggilan sebagai tersangka, udah kita cek dan terpenuhi perangkat bukti terpenuhi bagian deliknya dan anda tahan. Iya, disangga di Polda Bali. Iya semenjak kita berlakukan hari ini,” kata Kombes Yuliar, ketika dihubungi Rabu (12/8/2020).

Jerinx diduga melanggar Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) UU Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik.Jerinx SID dalam bahaya pidana penjara maksimal 6 tahun dan/atau denda paling tidak sedikit Rp 1 miliar.

1. Ditahan dan Jadi Tersangka

Personel band Superman is Dead (SID) I Gede Ari Astana alias Jerinx SID resmi disangga usai diputuskan menjadi tersangka. Jerinx SID diputuskan menjadi terduga serta disangga setelah diadukan oleh Ikatan Dokter Indonesia pada 16 Juli 2020 lalu.

“Udah, dia mengisi panggilan sebagai tersangka, udah kita cek dan terpenuhi perangkat bukti terpenuhi bagian deliknya dan anda tahan. Iya, disangga di Polda Bali. Iya semenjak kita berlakukan hari ini,” kata Kombes Yuliar, ketika dihubungi Rabu (12/8/2020).

2. Diduga Langgar UU

Jerinx SID menjadi tersangka permasalahan pencemaran nama baik lantaran menyinggung Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai kacung WHO dalam unggahan Instagram pribadinya @jrxsid. Kalimat yang dimaksud yakni “Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah sakit dengan seenaknya mengharuskan semua orang yang akan mencetuskan tes Covid-19.”

Drummer Superman Is Dead ini diperkirakan melanggar sebanyak pasal. Jerinx diperkirakan melanggar Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) UU Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik.

3. Penahanan Berdasarkan 2 Alat Bukti

Dari pemeriksaan, penyidik mendapati dua perangkat bukti yang lumayan untuk memutuskan suami Nora Alexandra ini sebagai tersangka permasalahan pencemaran nama baik Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

“Pertimbangan penyidik bahwa yang terkaitsudah mengisi unsur dengan adanya dua perangkat bukti,” tutur Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi ketika dikonfirmasi, Rabu (12/8/2020).

4. Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Dalam keterangannya, pihak Kepolisian menjerat Jerinx SID dengan Pasal 28 Ayat (2) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) mengenai ujaran kebencian kepada kumpulan masyarakat tertentu.

Akibat unggahan kontroversi tersebut, lelaki bertato ini dalam bahaya pidana penjara maksimal 6 tahun dan/atau denda paling tidak sedikit Rp 1 miliar.

5. Dianggap Mencemarkan Nama Baik IDI

Jerinx resmi diadukan pada 16 Juli 2020 lalu. Ia dirasakan telah mengerjakan penghinaan dan perusakan nama baik di media sosial Instagram pribadinya @jrxsid.

Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho menuliskan Jerinx telah mengerjakan penghinaan dan perusakan nama baik sebab hasil postingannya di akun instagramnya pada tanggal 13 sama 15 Juni.

“Sudah, dari hasil postingannya tanggal 13 dan 15. Kemudian secara saksi berpengalaman bahasa, sesungguhnya postingannya tersebut menimbulkan satu tindakan dimana ditata dalam undang-undang, mengotorkan nama baik, menghina, memunculkan satu rasa permusuhan,” ujar Kombes Yuliar ketika dihubungi Rabu (12/8/2020).