Jedar Cium Anak Psikolog Sebut Bentuk Kasih Sayang

Jedar Cium Anak Psikolog Sebut Bentuk Kasih Sayang

Jedar Cium Anak Psikolog Sebut Bentuk Kasih Sayang

Jedar Cium Anak Psikolog Sebut Bentuk Kasih Sayang

Psikolog anak dan keluarga Mira Amir menjelaskan bahwa ciuman yang dilakukan Jessica Iskandar (Jedar) kepada anaknya merupakan salah satu bentuk kasih sayang.
Hal ini diungkap Mira terkait foto selebriti Jedar yang sedang mencium bibir anak laki-lakinya yang berusia 6 tahun viral di media sosial.

Sejumlah netizen memberikan komentar negatif terhadap foto tersebut. Namun, sebagian netizen menilai perilaku ibu dan anak tersebut merupakan hal yang wajar.

“Mencium itu sebenarnya tidak apa-apa, sama seperti peluk,” kata Mira kepada LudoQQ pokerace99, Sabtu (10/3).

Namun, baik ciuman maupun pelukan dah bahkan menyentuh anak harus dilakukan sesuai dengan persetujuan anak atau dikenal dengan consent. Hal ini dilakukan untuk menghormati ranah privasi anak.

Consent harus sudah mulai diterapkan sejak anak lahir, walaupun anak belum memahaminya. Misalnya, saat menggendong atau memandikan anak, orang tua harus tetap mengajak anak bicara untuk meminta izin kepada mereka. Seperti, ‘Mama, mandikan dulu ya’.

Seiring bertambahnya usia, anak akan memahami dengan sendirinya. Jika anak menolak untuk dicium atau dipeluk, orang tua harus menghormati dan memberikan pengertiannya.

“Menghormati privasi anak adalah penting bagi setiap orang tua,” ujar Mira.

Selain itu, Mira mengatakan hubungan keluarga antara ibu dan anak juga sangat dipengaruhi oleh budaya dan norma yang berlaku. Budaya dan norma yang dianut oleh setiap orang dapat berbeda satu sama lain.

Seiring bertambahnya usia, anak akan memahami dengan sendirinya. Jika anak menolak untuk dicium atau dipeluk, orang tua harus menghormati dan memberikan pengertiannya.

“Menghormati privasi anak adalah penting bagi setiap orang tua,” ujar Mira.

Selain itu, Mira mengatakan hubungan keluarga antara ibu dan anak juga sangat dipengaruhi oleh budaya dan norma yang berlaku. Budaya dan norma yang dianut oleh setiap orang dapat berbeda satu sama lain.