Jadi Kapten Dadakan United, Solskjaer Puji Karakter Bruno Fernandes

Jadi Kapten Dadakan United, Solskjaer Puji Karakter Bruno Fernandes

Jadi Kapten Dadakan United, Solskjaer Puji Karakter Bruno Fernandes

Jadi Kapten Dadakan United, Solskjaer Puji Karakter Bruno Fernandes

Terkejut. Itulah ekspresi Bruno Fernandes saat dipilih sebagai kapten Manchester United dalam mengawali fase grup Liga Champions 2020–2021 kontra Paris Saint-Germain (PSG) kemarin (21/10).Daftar di sini

’’Saya pun mengetahuinya (sebagai kapten) dalam waktu yang sama dengan kalian,’’ ucap gelandang serang United itu kepada awak media di mixed zone Parc des Princes sehari sebelum pertandingan.

Fernandes memang menjabat kapten Sporting CP pada paro pertama musim lalu atau sebelum pindah ke United. Meski begitu, pemain asal Portugal itu belum genap setahun membela The Red Devils dan bukan pemain lokal yang biasanya berhak atas ban kapten.

Absennya kapten reguler Harry Maguire yang tidak dibawa ke Paris karena cedera membuat pelatih United Ole Gunnar Solskjaer membutuhkan figur pemimpin baru. Sangat mungkin Solskjaer memilih Fernandes lantaran pemain 26 tahun tersebut paling vokal saat United dihajar 1-6 oleh Tottenham Hotspur (4/10).

Saat itu Fernandes mengkritik performa tim yang tidak menunjukkan standar permainan selayaknya klub paling sukses di Premier League (20 gelar).

Fernandes pun menjalankan debut sebagai kapten United dengan baik. Eksekusi penaltinya yang berbuah gol pada menit ke-23 membangkitkan spirit pemain United untuk mengulang kemenangan 3-1 atas PSG di Parc des Princes dua musim lalu.

Keunggulan The Red Devils itu perlu diulang karena dalam eksekusi pertama kiper PSG Keylor Navas lebih dulu keluar dari garis gawang. Padahal, Navas mampu mementahkan tendangan Fernandes.

Kepada MUTV, Solskjaer memuji karakter kuat Fernandes setelah eksekusi pertamanya gagal. ’’Dia tetap percaya diri meski gagal (mengeksekusi penalti) dalam dua kali kesempatan berturut-turut,’’ ucap Solskjaer.

Sebelum menghadapi PSG alias kontra Newcastle United di Premier League (18/10), Fernandes juga gagal mengeksekusi penalti atau kegagalan kali pertama setelah 10 kali sukses.

Kesuksesan menjalani debut kapten di Liga Champions bukan hanya milik Fernandes. Bomber SS Lazio Ciro Immobile dan kiper RB Leipzig (RBL) Peter Gulacsi juga turut menorehkannya kemarin.

Seperti Fernandes, Immobile mengawali kemenangan 3-1 Lazio atas Borussia Dortmund di Stadio Olimpico. Gol peraih Sepatu Emas Eropa musim lalu itu tercipta saat laga baru berjalan enam menit. Sementara itu, di Red Bull Arena, Gulacsi menuntaskan tugas sebagai penjaga mistar RBL dengan clean sheet saat Die Roten Bullen mengalahkan Istanbul Basaksehir.

Bagi Gulacsi, itu adalah clean sheet ketiganya dalam tiga laga terakhir RBL. ’’Menang dengan tanpa kebobolan adalah start terbaik di kompetisi ini (Liga Champions),’’ ucap wingback kiri RBL sekaligus pencetak dua gol kemenangan Die Roten Bullen, Angelino, kepada Stimme. RBL bakal menjalani matchday kedua fase grup dengan menghadapi United di Old Trafford pekan depan (29/10).