Inilah 5 Tanda Tubuhmu Terlalu Banyak Asupan Garam

Inilah 5 Tanda Tubuhmu Terlalu Banyak Asupan Garam

Inilah 5 Tanda Tubuhmu Terlalu Banyak Asupan Garam

Inilah 5 Tanda Tubuhmu Terlalu Banyak Asupan Garam

Garam menjadi di antara bumbu sangat penting dalam membuat hidangan yang lezat. Tanpa garam, masakan terasa hambar dan tidak cukup nikmat guna disantap. Bukan tersebut saja, garam juga diperlukan untuk melancarkan metabolisme dan menyeimbangkan kadar cairan dalam tubuh. Ludoqq Domino99

Hanya saja, jumlah konsumsinya mesti dibatasi. Untuk orang dewasa, konsumsi garam per hari lumayan 5 gram, atau setara dengan satu sendok teh saja. Sebab, terlalu tidak sedikit mengonsumsi garam juga dapat menyebabkan sekian banyak gangguan kesehatan, laksana tekanan darah tinggi, sampai penyakit jantung koroner.

Supaya dapat lebih hati-hati, terdapat sederet tanda yang dapat diperhatikan, ketika tubuhmu keunggulan asupan garam. Apa saja? Berikut pembahasan selengkapnya:

1. Sakit kepala tiba-tiba

Asupan garam yang berlebihan juga dapat menyebabkan sakit kepala tiba-tiba, lho. Ketika mengonsumsi olahan yang berisi garam terlampau banyak, pembuluh darah yang ada di dekat kepala bakal membesar. Akibatnya, kepala bakal terasa tegang dan berdenyut.

2. Sering merasa haus

Makanan dengan kadar sodium yang tinggi bakal membuatmu merasa lebih cepat haus. Sebab, menurut keterangan dari Harvard Health Publishing, sodium bakal mengacaukan ekuilibrium cairan di dalam tubuh.

Bila saya dan anda selalu merasa haus sebenarnya sudah minum cukup, dapat jadi situasi tersebut ialah gejala hypernatremia. Hypernatremia hadir bila kadar sodium dalam tubuh berlebih, dan berdampak menimbulkan dehidrasi berkepanjangan.

3. Bengkak di sejumlah bagian tubuh

Mengonsumsi terlalu tidak sedikit garam melulu dalam semalam saja dapat membuatmu merasa kembung ke esokan harinya. Bahkan, konsumsi garam berlebihan dapat menimbulkan bengkak di sejumlah bagian tubuh.

Kondisi ini disebut pun dengan istilah edema, yaitu membengkaknya cairan ekstra pada jaringan tubuh. Kurangi jumlah konsumsi garam dengan teknik mencari makanan yang rendah sodium, dan masak makananmu sendiri.

4. Mengalami maag

Pola santap tinggi sodium dapat meningkatkan risiko kanker perut. Sodium juga dapat memperbesar kehancuran pada lapisan lambung yang diakibatkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori. Jenis bakteri ini pun menjadi penyebab utama kanker lambung.
sebuah studi pada tahun 2017 yang dilaksanakan oleh University of Arkansas pun menemukan adanya hubungan antara pola santap tinggi garam dan inflamasi perut. Pola santap tinggi garam ini dapat memicu penyakit maag, dan menambah risiko kanker perut.

5. Makanan terasa hambar

Apakah anda sering merasa makanan yang dicicipi terasa hambar? Bisa jadi, anda terbiasa mengonsumsi terlalu tidak sedikit garam. Sebab, indera perasa anda akan beradaptasi dengan cita rasa yang kerap anda rasakan. Inilah yang menciptakan kita selalu hendak menambahkan garam pada makanan yang disantap.