Ini yang Akan Terjadi Jika Tidak Ada Matahari yang menyinari bumi

Ini yang Akan Terjadi Jika Tidak Ada Matahari yang menyinari bumi

Ini yang Akan Terjadi Jika Tidak Ada Matahari

 

Ini yang Akan Terjadi Jika Tidak Ada Matahari

AGODAPOKER Matahari terdiri dari selama 333.000 kali massa Bumi. Ia menghasilkan jumlah energi yang sama dengan 100 miliar bom hidrogen masing-masing detiknya.

Nilai massa-nya yang raksasa, menjadikan matahari sebagai gaya gravitasi dominan di atur surya yang mengunci delapan planet menjadi orbit elips.

Pada ketika yang sama, energi besar matahari pun memanaskan planet anda dengan suhu yang cukup, sampai-sampai permukaan Bumi mempunyai suhu yang tepat guna kehidupan.

Tetapi, apa yang bakal terjadi andai kita kehilangan matahari?

Kecepatan Gravitasi


Apa yang tampak laksana pertanyaan konyol untuk orang beda — bagaimana andai tiada matahari, ternyata membuahkan percobaan pemikiran penting untuk Albert Einstein.

Sebelum Albert Einsten menyoal masalah ini, semua ilmuwan telah mengasumsikan –tetapi tidak membuktikan– bahwa gravitasi beraksi secara instan.

Jika tersebut benar, maka urusan kesatu yang bakal terjadi saat matahari menghilang merupakan, Bumi bareng dengan seluruh planet lain bakal terbang ke antariksa luar. Hal tersebut akan mengakibatkan kekacauan total di sistem tata surya.

Hal beda yang butuh diketahui merupakan, cahaya tidak instan tercipta. Ia bakal bergerak dengan kecepatan selama 671 juta mil per jam dan memerlukan waktu selama 8 menit untuk menjangkau Bumi.

Jadi, andai kecepatan cahaya ialah konstan dan kecepatan gravitasi ialah seketika, maka anda akan menikmati hilangnya matahari sebelum melihatnya.

Tetapi, laksana yang diperlihatkan Einstein dalam teorinya mengenai relavitas umum pada 1915, gaya gravitasi tidak seketika. Bahkan, gravitasi bergerak dengan kecepatan yang sama laksana cahaya.

Karena itu, andai matahari lenyap, insan akan tetap tidak sadar sekitar delapan menit dan malapeta tidak bisa dihindarkan oleh kita.

Perubahan Total pada Bumi


Bumi tidak benar-benar merasakan kegelapan total. Bintang-bintang bakal tetap bercahaya dan listrik bakal terus bekerja sampai-sampai kota-kota bakal tetap terang sekitar adanya sumber daya listrik. Tak melulu itu, planet-planet pun terlihat guna waktu yang singkat.

Misalnya, saat Jupiter ialah yang sangat dekat dengan Bumi –dengan jarak 33 menit tahun cahaya– berarti insan akan terus menyaksikan planet raksasa tersebut selama lebih dari satu jam. Waktu berikut yang diperlukan pada sinar matahari untuk menjangkau Jupiter dan memantulkan pulang ke Bumi –setelah matahari telah pergi.

Tetapi sesudah delapan menit, satu urusan di Bumi bakal berhenti, kata Michael Stevens, yang mempunyai akun YouTube mempunyai nama Vsauce yang paling populer.

Selanjutnya, mayoritas tanaman kecil bakal mati dalam hitungan hari, namun bukan tersebut yang mesti dikhawatirkan. Suhu permukaan rata-rata bumi bakal turun menjadi 32 derajat Fahrenheit sesudah minggu kesatu, lantas menjadi 150 derajat Fahrenheit pada akhir tahun kesatu, kata Stevens.

Di samping itu, lautan Bumi bakal semakin dingin dan membeku. Jika ada insan yang selamat dari transformasi fanatik ini, perlindungan mereka satu-satunya ialah berada di sekitar geothermal vents di dasar lautan.

Kehidupan di Bumi bakal Berkembang Selama Miliaran Tahun


Tanpa adanya matahari akan mengakibatkan kehidupan yang menyedihkan. Sulit untuk memahami apakah insan akan bertahan lama dalam situasi seperti ini.

Di sisi lain, hewan-hewan yang hidup hari ini bakal terus bertahan sekitar miliaran tahun sesudah matahari lenyap.

Hal ini dikarenakan fauna tidak memerlukan matahari guna hidup. Sebaliknya, mereka menemukan makanan dan energi dari panas yang terbit dari geothermal vents atau ventilasi hidrothermal Bumi.

Sementara mayoritas kehidupan bakal padam dari planet ini tanpa matahari. Organisme yang menyukai panas bumi ini bakal terus berkembang sekitar miliyaran tahun tanpa perawatan tunggal.

Anehnya, bola es Bumi yang serupa bulan sedang di Yupiter — dicurigai oleh astrobiologis bisa menampung mikroba ekstraterestrial.

Bagiamana Keadaan di Luar Angkasa?

Saat ini, Bumi sedang mengorbit matahari dengan kecepatan 67.000 mil per jam. Jika matahari menghilang, tarikan gravitasinya bakal hilang, namun kecepatakan Bumi bakal tetap sama.

Untuk mengetahui alasannya, bayangkan kita sedang mengikat suatu batu ke ujung tali dan lantas mengayunkan tali tersebut dalam lingkaran di atas kepala Anda, dan lepaskan. Batu tersebut pun terbang dalam garis lurus jauh dari Anda. Sama laksana Bumi yang bakal terbang dalam garis lurus jauh dari titik pusat di ruang antariksa di mana seringkali matahari berada.

Selama Bumi tidak bertabrakan dengan planet lain, asteroid atau komet, hanya diperlukan sekitar 377.000.000 jam (43.000 tahun) untuk mengarungi 4,3 tahun cahaya –jarak ke bintang terdekat, Alpa Centauri.

Setelah 1 miliar tahun, Bumi bakal menempuh 100.000 tahun cahaya atau sama dengan panjang semua Galaksi Bimasakti.

BACA JUGA :

Perawatan Wajah Anti-Ribet Cowok Cuma Butuh 3 Skincare Ini!