Imlek 2020 Tahun Tikus Ini Asal Usul Munculnya Shio di China

Imlek 2020 Tahun Tikus Ini Asal Usul Munculnya Shio di China

Imlek 2020 Tahun Tikus Ini Asal Usul Munculnya Shio di China

Imlek 2020 Tahun Tikus Ini Asal Usul Munculnya Shio di China

PESIARQQ – Tahun pada kalender China dipecah menjadi siklus 12 tahun, cocok dengan 12 shio yang ada, yakni tikus, kerbau, macan, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam, anjing, dan babi.

Tahun kemudian adalahtahun babi, fauna terakhir pada zodiak China.

Sementara itu, kumpulan yang masuk dalam shio tikus bermunculan mulai mula tahun 1936, 1948, 1972, 1984, 1996, dan 2008.

Dilansir dari independent, sejumlah orang melihat fauna pengerat ini sebagai simbol kepintaran dan kelicikan, laksana dalam cerita populer yang dikisahkan sebagai unsur dari perayaan Tahun Baru China.

Mereka yang bermunculan di Tahun Tikus dikenal gampang beradaptasi, taat, dan keras kepala.

Ada semenjak 475-221 SM
Asal usul sistem astrologi China atau yang dikenal pun dengan shio, bermula pada periode selama 475-221 SM.

Beberapa cendikiawan percaya, karakter fauna dalam 12 shio tersebut dibawa ke China lewat jalur Sutra selama waktu yang sama dengan berkembangnya agama Buddha.

Karakter hewan adalahsubjek dari sejumlah versi legenda zodiak China.

Berdasarkan keterangan dari mitos tersebut, Kaisar Giok di hari ulang tahunnya mengadakan lomba guna sekelompok fauna yang hasilnya menilai urutan zodiak China.

Cara menarik hewan-hewan menyeberang sungai menggambarkan karakter setiap dan disebutkan mempengaruhi sifat jati diri siapapun yang bermunculan di bawah tanda mereka.

Sebagai contoh, tikus yang cerdik dan licik datang kesatu kali ke kompetisi setelah menunggang sapi.

Ular yang licik menyelesaikan pacuan di depan kuda yang gelisah sebab telah meringkung di sepanjang kuku kuda tersebut, dan menakuti kuda sampai ragu-ragu sebelum menjangkau garis finish.

Naga mulia yang dapat dengan gampang memenangkan perlombangaan dengan kekuatan terbang, berlalu di tengah kelompok sebab membantu orang beda menyeberangi sungai dengan aman.

Sedangkan sebab kemalasannya, babi mendarat di lokasi terakhir.

Kucing kemana?
Berbagai kisah juga memperlihatkan kucing yang tidak berhasil menyeberang sungai pada waktunya sampai-sampai ditinggalkan di zodiak.

Satu legenda mengatakan, kucing itu merencanakan dengan sahabatnya, tikus, guna menyeberangi sungai di atas lembu.

Namun, ketika tikus melompat dari lembu untuk tiba di garis finish terlebih dahulu, kucing malah jatuh ke sungai.

Versi beda menuliskan, tikus berdusta kepada kucing mengenai tanggal perlombaan, sampai-sampai kucing mendarat satu hari lebih lambat dari hewan lain.

Kisah-kisah ini konon menyatakan kebencian kucing bakal air dan mengapa mengejar tikus hingga hari ini.