Ibunda Jokowi Meninggal Dunia di Usia 77 Tahun Ini 4 Faktanya

Ibunda Jokowi Meninggal Dunia di Usia 77 Tahun Ini 4 Faktanya

Ibunda Jokowi Meninggal Dunia di Usia 77 Tahun Ini 4 Faktanya

Ibunda Jokowi Meninggal Dunia di Usia 77 Tahun Ini 4 Faktanya

Agodapoker Domino99 – Kabar duka datang dari keluarga Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Sang Ibunda, Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia di usia 77 tahun. Ibunda Jokowi wafat di Solo, Jawa Tengah pukul 16.45 WIB, Rabu (25/3/2020). Kabar itu bersama cepat menyebar, dan banyak orang mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Ibunda Jokowi.

Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomiharjo, adalah sosok yang terlalu tangguh dan kuat. Semasa hidupnya, Ibunda Jokowi senantiasa membantu langkah Jokowi untuk berada di jalur politik. Pada 20 Oktober 2019, Ibunda Jokowi tertangkap kamera menghadiri pelantikan sang anak yang resmi menjadi presiden untuk ke dua kalinya. Saat itu Ibunda Jokowi tampak mengenakan kebaya dan kerudung bewarna cokelat.

Dan terhadap pukul 16.45 Rabu (25/3/2020) tadi Ibunda Jokowi pergi untuk selama-lamanya. “Eyang Notomiharjo, Ibunda Bapak Presiden wafat di Solo pukul 16.45 WIB tadi. Mohon doanya semoga almarhumah husnul khotimah,”

Soal kabar itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung melalui lanjutan telepon membetulkan kabar duka tersebut.

Meninggal pukul 16.45 di RS Slamet Riyadi, Solo


Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman membetulkan kabar Ibunda Jokowi meninggal dunia di Solo.

“Saya mendapatkan berita dari Mensesneg Pratikno Berita Duka Innalillahi wa innaillaihi rojiun Eyang Notomiharjo, Ibunda Bapak Presiden wafat di Solo pkl 16.45 tadi,” kata dia waktu dikonfirmasi, Jakarta, Rabu.

Dia pun meminta masyarakat untuk turut mendoakan arwah ibunda Jokowi. “Mohon doanya semoga almarhumah husnul khotimah,” tulis Fadjroel. Saat ini, jenazah ibunda Jokowi tengah berada di Rumah Sakit Slamet Riyadi, Surakarta.

Jenazah sudah tiba di rumah duka pukul 18.41 WIB.
Rumah duka di Solo langsung dipadati warga yang takziah dan hendak mendoakan almarhumah. Sejumlah personel TNI-Polri berjaga-jaga di kira-kira kediaman Jokowi.

Sebagaimana dikutip dari Merdeka yang berada di lapangan Rabu menjelang maghrib, Presiden Jokowi sudah berada di Solo.

Jarak pada rumah duka dan RS DKT Slamet Riyadi diperkirakan kira-kira 4 kilometer. Sejauh ini belum tersedia informasi lebih lanjut perkembangan terkait kabar duka tersebut.

Jenazah sudah tiba di rumah duka pukul 18.41 WIB. Jenazah ibunda Jokowi disemayamkan di Jalan Pleret Raya Kelurahan Sumber, Banjarsari, Surakarta

Warganet ucapkan belasungkawa
Warganet langsung berduka dan memanjatkan doa untuk Ibunda Jokowi. Sejuimlah selebriti terhitung menguncapkan belasungkawa. Salah satu selebriti yang mengucapkan duka adalah Mona Ratuliu. Ia turut berduka atas kepergian ibunda Jokowi. “Ya Allah pak. Innalillahi wainnailaihi rajiun,” tulis Mona Ratuliu di account Instagram-nya.

Mona Ratuliu memikirkan kondisi Jokowi di tengah wabah Corona Covid-19 seperti sekarang ini.

“Situasi ini tentu nggak ringan bagi seorang presiden seperti bapak,” sambungnya.

Sebagai warga, Mona Ratuliu hanya bisa mendoakan supaya almarhumah di terima di sisi-Nya.

“Diluar berlebihan dan kekurangan papa kita hanya bisa turut mendoakan. Al Fatihah,” pungkasnya.

Perempuan Desa yang Bersahaja


Siapa sosok Ibunda Jokowi? Ibunda Jokowi wafat di usia 77 tahun. Almarhumah adalah istri dari almarhum Widjiatno Notomihardjo, seorang pedagang kayu dari Solo. Sujiatmi adalah anak dari pasangan Wirorejo dan Sani, yang terhitung pedagang kayu dari Kelurahan Giriroto, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah.

Dari pernikahan keduanya, Sujiatmi dan Widjiatno, dikaruniai empat orang anak. Mereka adalah Joko Widodo, Iit Sriyantini, Titik Relawati, Ida Yati.

Dalam wawancara bersama Tim Majalah Sahabat Keluarga yang dikelola Kementerian dan Kebudayaan yang diterbitkan 27 Desember 206, tertera bahwa Sujiatmi adalah tiga bersaudara dan almarhumah adalah salah satu perempuan di dalam kakak-beradik

“Meski ia salah satu anak perempuan, orangtuanya tak membeda-bedakan perlakuannya terhadap anak-anak mereka. Saat kakak lelakinya bersekolah di SD Kismoyo, kira-kira 5 kilometer dari rumah, Sujiatmi terhitung disekolahkan,” tulis Sahabat Keluarga di dalam artikelnya tersebut.

“Kala itu, Sujiatmi kecil adalah salah satu siswa perempuan. Teman-temannya di sekolah berasal dari tiga kampung di kira-kira sekolah. Jarak yang terbilang jauh itu ditempuh Sujiatmi bersama berjalan kaki, namun tak jarang terhitung bersama bersepeda,” tulis artikel tersebut.