Hati-Hati, Ini 8 Penyebab Pernikahan Tanpa Seks Alias Sexless Marriage

Hati-Hati, Ini 8 Penyebab Pernikahan Tanpa Seks Alias Sexless Marriage

Hati-Hati, Ini 8 Penyebab Pernikahan Tanpa Seks Alias Sexless Marriage

 

Hati-Hati, Ini 8 Penyebab Pernikahan Tanpa Seks Alias Sexless Marriage

 

Klik di sini Dalam hubungan pernikahan, hubungan intim menjadi salah satu hal penting yang keberadaannya tak boleh diabaikan. Kualitas dan kuantitas yang tepat juga dapat menciptakan ikatan pernikahan semakin dekat.

Pada mula pernikahan, frekuensi hubungan intim atau kegiatan seksual lainnya barangkali akan terasa lebih tinggi dikomparasikan seiring bertambahnya umur pernikahan.

Bahkan pada sejumlah fase, pernikahan dapat terus berlangsung dengan frekuensi hubungan intim yang paling jarang atau tidak terdapat sama sekali. Kondisi ini dikenal pun dengan pernikahan tanpa seks alias sexless marriage.

Padahal kedekatan secara jasmani sangat memengaruhi sisi emosional pasangan suami istri. Jika tidak segera ditemukan penyebabnya, bukan tidak barangkali hal ini lama-kelamaan dapat mengganggu keharmonisan lokasi tinggal tangga.

1. Persalinan dan kehadiran anak

Proses persalinan tanpa disadari sering menciptakan perempuan tak mau untuk melakukan kegiatan seksual, termasuk bersangkutan intim, selama sejumlah waktu sesudahnya.

Selain sebab luka pascapersalinan pada vagina maupun perut (jika operasi caesar), faktor-faktor beda yang pun memengaruhi psikis ibu baru contohnya seperti adaptasi mengurus si Kecil dan hal hormonal juga turut memengaruhi.

Semakin bertambahnya umur anak, kadang-kadang penurunan frekuensi hubungan intim pun tak membaik. Beberapa di antaranya ialah akibat dari hal kelelahan dan stres ketika mengurus anak.

Kondisi ini seringkali sering terjadi pada family di mana jumlah anaknya terdapat lebih dari satu, serta pada family yang mempunyai hambatan pada komunikasi. Demikian dilansir dari Very Well Mind.

2. Stres berlebihan

Stres yang berlebihan dapat menyebabkan masalah untuk kesehatan, tergolong pada libido atau gairah seksual. Kondisi ini muncul diakibatkan adanya hormon kortisol yang tidak terkendali.

Selain dalil fisik tersebut, efek psikologis stres pun dapat menciptakan Mama cepat lelah, khawatir dan tidak sedikit pikiran, sampai-sampai pada akhirnya ingin tidak memiliki kemauan atau tak berenergi untuk bersangkutan intim.

Pada hal gaya hidup, tak hanya stres saja yang diam-diam dapat memengaruhi libido. Sejumlah hal lainnya termasuk laksana kebosanan, masalah keuangan, umur yang kian meningkat dan adanya masalah citra tubuh yang membuat keyakinan diri menurun

3. Disfungsi ereksi (DE)

Bagi laki-laki, kendala mencapai atau menjaga ereksi dapat menciptakan hubungan intim menjadi terganggu kenyamanannya. Tak hanya itu, disfungsi ereksi pun dapat memengaruhi tingkat kecemasan, keyakinan diri, dan harga diri suami.

Laki-laki yang curiga mempunyai masalah disfungsi ereksi usahakan segera berkonsultasi dengan dokter, sebelum mengganggu kualitas dan kuantitas hubungan intim.

4. Gangguan hasrat seksual

Gangguan hasrat seksual, contohnya libido rendah, lazimnya terjadi pada perempuan. Biasanya situasi ini dikaitkan dengan kurangnya angan-angan seks, tidak ada kemauan untuk melakukan kegiatan seksual dan kelelahan.

Sejumlah hal pun dipercayai dapat berkontribusi terhadap rendahnya hasrat seksual pada perempuan, tergolong di antaranya siklus haid tidak teratur, pemakaian kontrasepsi hormonal, persalinan, menyusui, histerektomi, dan menginjak usia menopause.

5. Efek samping konsumsi obat

Hati-hati saat berkeinginan mengonsumsi obat, khususnya jika dilaksanakan tanpa resep dokter. Sebagian besar jenis obat pun mempunyai efek samping untuk kesehatan kesuburan dan gairah seksual lho, Ma. Klik di sini

Beberapa obat yang dapat mengakibatkan disfungsi seksual tergolong dekongestan yang dipasarkan bebas dan diminum tidak cocok aturan, sejumlah jenis antihistamin, antidepresan, dan sejumlah jenis obat desakan darah tinggi.

6. Depresi atau masalah kesehatan mental lainnya

Gejala depresi tergolong kurangnya energi, kehilangan minat dan kesenangan, penarikan sosial, dan keadaan hati yang tertekan. Semua hal ini tanpa disadari bisa memengaruhi hasrat seseorang untuk bersangkutan seks dan keintiman fisik.

Oleh karena itu, andai pasangan tampak semakin tak mau untuk mengerjakan hubungan intim atau kegiatan seksual lainnya, usahakanlah untuk menggali tahu apakah terdapat masalah pemicu depresi yang sedang dialaminya?

7. Riwayat pelecehan seksual

Adanya masalah riwayat permasalahan pelecehan seksual di masa kemudian pun bisa mempunyai efek jangka panjang untuk seseorang, yang lantas memengaruhi hubungan dengan pasangan di masa depan.
Perhatikan adanya reaksi emosional laksana rasa fobia dan malu, stres pasca-trauma, dan distorsi dalam persepsi diri dapat dominan serius pada kehidupan seks.

Jika perlu, mintalah pertolongan dari pakar psikologis guna mendapatkan pertolongan lebih lanjut mengenai hal penyebab ini.

8. Masalah komunikasi dan pertengkaran

Di samping masalah kesehatan, hal lain laksana masalah komunikasi dan adanya pertengkaran dalam jangka masa-masa panjang juga dapat menyebabkan terjadinya sexless marriage.

Ini sebab ketika Mama berada pada fase konflik dengan suami, seringkali akan lebih susah untuk menjaga keintiman. Mama barangkali menjadi tidak ingin berkata dengan suami, lagipula terlibat dalam melakukan kegiatan seksual.

Beberapa hal yang bisa berkontribusi pada masalah ini termasuk laksana argumen tiada henti, perbedaan prinsip, rasa marah atau dendam, dan masalah ketidaksetiaan.

Apabila masalah komunikasi laksana ini telah tidak dapat juga ditanggulangi berdua, terdapat baiknya pun untuk meminta pertolongan dari pihak ketiga, Ma. Jangan biarkan berlarut-larut terlampau lama karena dapat mengganggu keharmonisan lokasi tinggal tangga juga.

Demikian informasi mengenai penyebab-penyebab pernikahan tanpa seks alias sexless marriage. Jangan hingga Mama merasakan hal laksana ini, ya. Segera cari pertolongan dari pakar ketika memang dibutuhkan.