Harga Bitcoin Naik, Satu Koin Dijual Rp155 Juta

Harga Bitcoin Naik, Satu Koin Dijual Rp155 Juta

Harga Bitcoin naik: satu potong untuk dijual, 155 juta rupee

Harga Bitcoin naik: satu potong untuk dijual, 155 juta rupee/h2>

Poker online  Setelah satu tahun lebih, harga jual bitcoin melezat. Saat ini, harga duit virtual itu sampai mencapai US$11 ribu atau selama Rp155,58 juta.

“ Bangkitnya bitcoin ini sungguh luar biasa,” kata Chief Executive and Cofounder KR1 Plc—sebuah perusahaan investasi blockchain dan cryptocurrency, George McDonaugh,

“ Uang takkan meninggalkan aset di belakang. Dia melulu duduk di belakang sambil menantikan waktu guna kembali,” kata dia.

Sekadar informasi, cryptocurrency mempunyai pegerakan terbesar pada akhir 2017. Kala itu, nilainya menjangkau US$19.500 (Rp275,98 juta) sebelum merosot pada 2018.

Uuang berlogo “ B” yang dilarang di sejumlah negara ini sempat merosot sampai US$3.300-US$4.100 (Rp46,67 juta—Rp57,98 juta) per koin.

Hasil studi Indexica mengindikasikan ada tiga pendorong nilai Bitcoin meroket. Pendorong-pendorong ini ialah pembicaraan yang kompleks mengenai Bitcoin, tidak banyak kekhawatiran terhadap duit digital, serta pergeseran percakapan bitcoin masa lampau dan masa kini.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, ada firasat minat terhadap duit digital dan Bitcoin pulang muncul. Dirilisnya duit virtual Facebook, Libra, ditengarai jadi pemicunya.

Raksasa teknologi ini berkolaborasi dengan Visa Inc hingga Uber Technologies guna mengembangkan sistem blockchain dan crytocurrency ini.

“ Munculnya Libra ialah memvalidasi ruang crypto dan mengirim seluruh uang digital utama lebih tinggi,” kata Kepala Strategis Pasar di Oanda Corp, Edward Moya.

Bitcoin siap-siap kedatangan pesaing baru. Bukan perusahaan kecil, kali ini Bitcion mesti siap berlomba dengan Facebook yang baru mengenalkan mata duit terbarunya, Libra.

Uang kripto ini dianggap mampu melakukan pembelian dan mengantarkan uang untuk orang beda dengan ongkos hampir nol.

Dilaporkan Techcrunch, dengan Libra, seorang pemakai, tanpa diketahui identitasnya, dapat melakukan pembelian atau menguangkan secara online atau di toko-toko yang punya tempat penukaran.

Rencananya, Facebook bakal membangun software dompet Libra, atau Calibra. Aplikasi ini terintegrasi ke dalam WhatsApp, Messenger, dan software sendiri.

Hari ini Facebook merilis kitab putih yang menyatakan Libra dan testnet untuk memahami kekusutan sistem blockchain-nya, sebelum kesudahannya peluncuran publik pada paruh kesatu pada 2020.

Facebook tidak bakal sepenuhnya mengendalikan Libra. Sejumlah perusahaan besar laksana Visa, Uber, dan Andreessen, turut menginvestikan dana sebesar US$10 juta guna operasional di bawah Libra Association.

Facebook mengenalkan anak perusahaan yang pun disebut Calibra yang menangani transaksi kripto dan mengayomi privasi pemakai. Perlindungan ini dianggap menghindarkan pemakai sebagai target iklan.

” Sukses bakal berarti bahwa seseorang yang bekerja di luar negeri memiliki teknik cepat dan simpel untuk mengirim duit ke family di rumah, dan seorang mahasiswa dapat menunaikan sewa semudah mereka melakukan pembelian kopi,” tulis Facebook dalam arsip Libra.

Dilaporkan The Block`s Frank Chaparro, terdapat 28 anggota asosiasi mata duit digital ini. Mereka diantaranya,  Agodapoker 

– Pembacaran: Mastercard, PayPal, PayU, Stripe, Visa
– Teknologi dan marketplace: Booking Holdings, eBay, Facebook / Calibra, Farfetch, Lyft, Mercado Pago, Spotify AB, Uber Technologies, Inc.
– Telekomunikasi: Iliad, Grup Vodafone
– Blockchain: Anchorage, Bison Trails, Coinbase, Inc., Xapo Holdings Limited
– Modal Ventura: Andreessen Horowitz, Breakthrough Initiatives, Ribbit Capital, Thrive Capital, Union Square Ventures
– Organisasi nirlaba dan multilateral, dan lembaga akademis: Creative Destruction Lab, Kiva, Mercy Corps, Women’s World Banking

Kejahatan semakin berkembang di era teknologi dewasa ini. Seorang pemuda mempunyai nama Joel Ortiz, 21 tahun, dijatuhi hukuman 10 tahun penjara sebab mencuri bitcoin.

Aksi Ortiz terbongkar sesudah detektif teknologi dari South Bay, Boston, California, Amerika Serikat (AS) mengejar pencurian duit kripto yang dilakukannya.

Ortiz tidak langsung menculik uang digital. Dia memakai ponsel korbannya untuk menculik bitcoin senilai jutaan dollar.

Pada sidang di mula tahun, Ortiz tak membantah tuduhan dari jaksa atas pencopetan identitas dan durjana komputer. Ortiz didakwa dengan 41 dakwaan dan dikaitkan dengan laporan 13 korban.

Wakil Jaksa Santa Clara, Erin West, menyebut akibat yang terjadi terhadap korban.

” Aksi ini tidak diadukan dan penyelidikannya kurang, namun aksi ini adalahancaman besar untuk keamanan finansial negara kita,” ujar Erin.

Joel Ortiz pelaku peretasan duit digital (Foto: The Mercury News)

Pihak berwenang menyebut, Ortiz telah menculik uang digital sebesar US$7,5 juta, setara Rp106 miliar. Sebanyak US$5,2 juta, setara Rp73,8 miliar, yang Ortiz curi diperkirakan adalahuang kepunyaan pengusaha mata duit digital, Cupertino.

Teknik peretasan yang dikembangkan Ortiz yaitu memakai akses operator ponsel. Setelah menemukan target, Ortiz menukar SIM (nomor kartu) korban.

Dalam sejumlah kasus, Ortiz pun menyabotase akses koneksi korban, mengerjakan `pancingan` melewati email, dan unggahan di Facebook. PREDIKSI TOGEL PALING JITU