Gatal, Jangan Asal Mengorek dan Bersihkan Telinga, Ini Saran Dokter

Gatal, Jangan Asal Mengorek dan Bersihkan Telinga, Ini Saran Dokter

Gatal, Jangan Asal Mengorek dan Bersihkan Telinga, Ini Saran Dokter

Gatal, Jangan Asal Mengorek dan Bersihkan Telinga, Ini Saran Dokter

Gangguan pada pendengaran di organ telinga jangan dianggap remeh. Sebab bisa disebabkan oleh infeksi dan berdampak buruk jika tak diobati.

Dalam peringatan Hari Pendengaran Internasional setiap 3 Maret, masyarakat diedukasi untuk memahami penyakit gangguan pendengaran. Penyakit itu dapat disebabkan oleh infeksi yang terjadi pada telinga luar atau adanya bakteri yang bermukim di telinga bagian tengah. Selain menimbulkan rasa demam dan nyeri, fungsi pendengaran pun mengalami penurunan kualitas. Daftar di sini

Infeksi atau timbulnya bakteri umumnya disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur. Pada telinga terdapat kotoran telinga atau serumen. Tindakan membersihkan telinga dapat membuat kotoran telinga terdorong masuk jauh ke dalam,” kata Dokter Spesialis THT Siloam Hospitals Jambi dr. Arsia Dilla Pramita Sp.THT-KL, melalui IG Live baru-baru ini.

Menurutnya tindakan mengorek telinga selain membuat serumen semakin masuk ke dalam, dikhawatirkan juga akan merusak gendang telinga. Bahkan bisa sampai robek. “Sehingga pasien akan merasakan berdengung bahkan sampai berair,” jelasnya.

Selain infeksi, lanjutnya, serumen atau kotoran telinga juga dapat mengganggu pendengaran, namun masyarakat sering berupaya membersihkan sendiri dengan cara mengorek telinga. Padahal serumen dapat keluar dengan sendirinya pada saat kita sedang mengunyah makanan atau berbicara.

“Adapun serumen ini berfungsi sebagai proteksi yang melindungi telinga dari serangga bahkan kotoran halus,” ujar dia dalam diskusi Kenali Sejak Awal, Bahaya Gangguan Pendengaran Akibat Infeksi Telinga.

Dia menjelasakan organ telinga merupakan salah satu panca indra yang terdiri dari tiga bagian besar, yaitu telinga luar (outer ear), telinga tengah (middle ear), dan telinga dalam (inner ear). Beberapa gangguan kesehatan telinga di setiap bagian telinga ini disebabkan infeksi ataupun virus dan bakteri.

“Memeriksakan dan membersihan telinga sebaiknya rutin dilakukan setiap enam bulan sekali dengan mengunjugi dokter spesialis THT,” katanya.

Ada beberapa jenis gangguan pendengaran:

Otitis Eksterna
Peradangan pada telinga luar yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, dan jamur. Adapun faktor yang mempermudah terjadinya radang telinga luar adalah perubahan pH di liang telinga, dimana Jika terjadi perubahan PH, proteksi terhadap infeksi menurun.

Otitis Media Akut
Gangguan telinga bagian tengah disebabkan infeksi, virus atau bakteri ini, sering terjadi pada anak-anak dengan gejala, sakit telinga, demam, keluarnya cairan dari telinga.

Otitis Media Supuratif Kronis (OMSK)
Infeksi kronis rongga telinga tengah yang ditandai dengan perforasi permanen gendang telinga, lalu keluarnya cairan yang berbau tidak sedap baik hilang timbul atau terus menerus. Kekambuhan dapat disebabkan oleh infeksi saluran napas atas atau jika telinga kemasukan air. Pada kondisi ini juga dapat terjadi gangguan pendengaran.