Gara-gara Virus Corona, Indeks Saham Korea Selatan Anjlok

Gara-gara Virus Corona, Indeks Saham Korea Selatan Anjlok

Gara-gara Virus Corona, Indeks Saham Korea Selatan Anjlok

Gara-gara Virus Corona, Indeks Saham Korea Selatan Anjlok

Melansir dari CNCB, saham di Asia ini turun di sedang kegelisahan wabah virus corona yang tetap menyebar.

Kospi Korea Selatan turun 3,09 persen. Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,55 % jadi ditutup sementara, indeks Topix turun 0,6 persen. Sementara itu, saham di Australia turun sebab S&P / ASX 200 turun 1,35 persen.

Indeks Straits Times di Singapura juga turun 2,17 % di dalam perdagangan sore. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang adalah 0,81 % lebih rendah. Pasar di China dan Hongkong ditutup sementara.

Otoritas kesegaran China mengatakan bahwa wabah virus corona telah menewaskan 106 jiwa dan menginfeksi 4.515 orang.

“Apa yang jadi sedikit lebih memahami adalah bahwa ekonomi Tiongkok dapat terpukul untuk beberapa saat, perjalanan dan pariwisata sedang terkena pengaruh di Cina, Asia, dan tempat lain, juga di Australia di mana pasar pariwisata yang masuk ke Cina adalah pasar terbesar di dalam ekspor pariwisata dan pendidikan pribadi,” memahami David de Garis, direktur dan ekonom senior di National Australia Bank, Selasa pagi LudoQQ Poker Galaxy.

Saham maskapai penerbangan anjlok

Saham maskapai penerbangan di lokasi Tiongkok turun. Korean Air Lines Korea Selatan anjlok 6,69 % ​​sedangkan Qantas Airways Australia turun 5,22 persen.

Kerugian yang sama juga nampak di tempat lain di wilayah, dengan Singapore Airlines Singapura menurun 2,95 % dan Japan Airlines tergelincir 0,38 persen.

Mata uang dan minyak

Indeks dolar AS, yang mencari greenback pada sekeranjang rekan-rekannya, paling akhir di 97,954 sehabis menyaksikan level di bawah 97,6 minggu lalu.

Yen Jepang, sering dilihat sebagai mata uang safe-haven di waktu ketidakpastian ekonomi, diperdagangkan pada 109,04 pada dolar sehabis menyaksikan pada mulanya tertinggi di 108,81. Dolar Australia berpindah tangan pada USD 0,6760 sehabis menyentuh level terendah pada mulanya di USD 0,6744.

Harga minyak beragam pada perdagangan Asia, dengan patokan minyak mentah berjangka internasional Brent tergelincir fraksional jadi USD 59,27 per barel. Minyak mentah berjangka AS, di segi lain, naik sedikit jadi USD 53,17 per barel.