Gara-gara #DiRumahAja Ayah Khong Guan Pulang ke Keluarganya

Gara-gara #DiRumahAja Ayah Khong Guan Pulang ke Keluarganya

Gara-gara #DiRumahAja Ayah Khong Guan Pulang ke Keluarganya

Gara-gara #DiRumahAja Ayah Khong Guan Pulang ke Keluarganya

pokerrepublik situs – Ilustrasi halaman depan koran Media Indonesia ramai diperbincangkan. Ilustrator harian ini menampilkan “keluarga Khong Guan” lengkap bersama dengan sang papa yang tersedia di tengah keluarga gara-gara bekerja berasal dari rumah.

Gambar selanjutnya adalah ilustrasi untuk berita berjudul Produktif berasal dari Rumah yang jadi berita utama pada Senin (16/3). “Cover Harian Umum Media Indonesia edisi hari ini, Senin (16/3/2020), mengajak seluruh penduduk untuk senantiasa produktif berasal dari rumah,” tulis redaksi Media Indonesia di web resminya.

Redaksi Media Indonesia mengajak penduduk membatasi aktivitas luar ruangan dan saling melindungi jarak (social distancing) supaya rantai penularan covid-19 dapat diredam. Aktivitas kerja senantiasa dilakukan secara produktif, kata redaksi, tapi perihal itu didorong supaya dilakukan secara daring berasal dari rumah.

Ilustrasi ini memetik pujian berasal dari warganet yang menganggapnya sebagai pendekatan kreatif pada isu telekerja.

Gambar di kaleng biskuit Khong Guan ini memang melegenda dan kerap diproduksi kembali untuk menanggapi beraneka isu terkini di masyarakat, terhitung terhitung soal virus korona baru COVID-19. Contohnya cuitan berasal dari akun formal Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) selanjutnya ini:

Tahukah anda siapa penggambar asli ilustrasi “Keluarga Khong Guan” ini? Dia adalah Bernardus Prasodjo, lulusan Fakultas Seni Rupa Institut Teknologi Bandung.

Bernardus bercerita, gagasan lukisan di kaleng itu mampir berasal dari produsen pada 1971. Tugasnya hanya melukis kembali gambar selanjutnya gunakan cat air.

Lantas, kemanakah sosok papa di gambar tersebut? Bernadus mengutarakan bahwa sang papa tidak kelihatan gara-gara dia tengah memotret keluarga tercintanya.

Saat ditanya lebih lanjut mengapa sosok papa diletakkan memotret keluarganya, Bernadus menjawab, “Menurut aku itu hanya untuk mempengaruhi ibu tempat tinggal tangga saja supaya beli,” kata Bernardus.

“Mungkin yang perlu ya tersedia ibunya di situ. Bapaknya nggak penting, gara-gara yang belanja ibunya kok. Ya aku ikuti saja mereka (perusahaan) maunya apa,” kata Bernardus.