Fenomena Aneh di Solo Ribuan Cacing Mendadak Keluar dari Tanah

Fenomena Aneh di Solo Ribuan Cacing Mendadak Keluar dari Tanah

Fenomena Aneh di Solo Ribuan Cacing Mendadak Keluar dari Tanah

Fenomena Aneh di Solo Ribuan Cacing Mendadak Keluar dari Tanah

Terjadi fenomena aneh di Solo, Jawa Tengah. Ribuan cacing tiba-tiba nampak ke permukaan tanah, terhadap Sabtu 18 April 2020. Diduga cacing tanah nampak sebab kelembaban tanah berubah.

Minggu 19 April 2020, tidak benar satu pedagang di Pasar Gede Solo, Marsono, menjelaskan bahwa cacing-cacing itu jadi nampak nampak di dalam kuantitas cukup banyak terhadap pukul 05.30 WIB.

Cacing-cacing itu nampak di segi taman sebelah utara Pasar Gede hingga merayap ke jalan pedestrian. Marsono selanjutnya berinisiatif membersihkan cacing-cacing tanah di jalan berikut bersama dengan menyapunya.

” Jumlahnya cukup besar. Yang aku sapu di lebih kurang sini, kalau disatuka sanggup satu ember kecil itu penuh,” kata dia.

Menurutnya, selama berjualan di pasar berikut baru kali ini menemui fenomena aneh keluarnya cacing tanah ke permukaan di dalam kuantitas yang cukup banyak. Bahkan, para karyawannya pun jadi jijik lihat cacing yang nampak terhadap pagi hari tadi.

” Saya yang laki-laki dan biasa mancing saja jijik melihatnya sebab saking begitu banyaknya. Setelah lihat cacing itu senang makan aja nggak doyan, cuma jijik saja mosok hingga sebegitu banyaknya,” sebutnya.

Ia pun tidak habis pikir bersama dengan fenomena aneh tersebut. Bahkan, cacing yang nampak di dekat lokasi yang biasa digunakan untuk jualan leker itu jumlahnya lebih banyak.

” Kayak nggak nalar aja, entah berasal dari mana cacing itu keluarnya. Ya layaknya senang ganti tempat. Yang kronis itu di dekat penjual leker itu, saking banyaknya cacing itu udah kayak bakmi,” kata dia.

Sementara itu menurut Ichsan, tidak benar satu warga Kelurahan Jagalan, Kecematan Jebres, Solo, fenomena yang serupa berjalan di lingkungannya. Namun kuantitas cacing tanah yang nampak ke permukan tidak sebanyak di Pasar Gede.

” Tumben cacing tanah yang nampak banyak, padahal biasanya nggak ada,” katanya.

Menurut ahli lingkungan hidup Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prabang Setyono, timbulnya fenomena aneh itu tentang bersama dengan jaman transisi perubahan cuaca berasal dari musim penghujan ke musim kemarau. Akibatnya kelembaban tanah menjadi berubah terdapatnya peningkatan suhu.

” Cacing itu habitatnya di agregat tanah agar sanggup menjadi kelembaban tanah berjalan perubahan drastis kalau senang ada perubahan musim. Kurang lebih dua bulan jaman transisi itu,” katanya.

Cacing-cacing itu nampak melacak perlindungan sebab di di dalam tanah suhu menjadi panas. Fenomena ini tidak ada sangkut pautnya bersama dengan maraknya penyemprotan disinfektan di sejumlah lokasi untuk pencegahan dan penyebaran virus corona Covid-19.

” Tidak ada kaitannya bersama dengan penyemprotan (disinfektan) sebab penyemprotan itu tidak layaknya yang digebyur ke tanah, kemudian cacingnya nampak di satu tempat. Tapi ini tidak cuma satu, daerah aku juga,” kata Ichsan.

“ Ini kejadiannya di banyak daerah dan masif. Sepertinya ada anomali,” tambah dia.

Cerdaspoker DominoQQ