Fakta Tentang Penyakit Meningitis Penyebab Meninggalnya Glenn Fredly

Fakta Tentang Penyakit Meningitis Penyebab Meninggalnya Glenn Fredly

Fakta Tentang Penyakit Meningitis Penyebab Meninggalnya Glenn Fredly

Fakta Tentang Penyakit Meningitis Penyebab Meninggalnya Glenn Fredly

Kabar duka berkunjung berasal dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Glenn Fredly meninggal dunia kemarin (8/4). Tidak banyak yang jelas jikalau sepanjang ini Glenn Fredly berjuang melawan penyakitnya yaitu meningitis .

Menurut dr. Frandy Susatia, SpS., spesialis saraf berasal dari Siloam Hospitals, Kebon Jeruk,ketika dihubungi Fimela melalui pesan singkat menyatakan jika meningitis dapat dicegah bersama vaksinasi, deteksi dini, dan perawatan penyembuhan yang baik  Agodapoker Domino99.

“Semakin lama terdeteksi, maka penyebaran bakal berjalan lebih lanjut dan menyebab kan kerusakan jaringan sekitarnya.”

Tidak Dapat Diobati bersama Obat Tradisional

Meningitis memang tidak sanggup diakui sepele. Penyakit ini sanggup menyerang siapa saja, dan miliki risiko kematian yang tinggi. Penanganan yang salah sanggup membuat kematian.

Dalam keterangannya, dr. Frandy Susatia, SpS menyatakan tidak ada obat-obatan tradisional yang terbukti secara ilmiah sanggup menyembuhkan meningitis dan infeksi otak.

Selain itu, jikalau pasien mendapatkan penanganan yang salah sanggup membuat komplikasi. Sebut saja, tuli permanen, kerusakan otak, kelumpuhan, gangguan bicara, gangguan kognitif atau kapabilitas berpikir, syok, koma, sampai kematian.

dr. Frandy Susatia, SpS menyatakan jikalau digolongkan berdasarkan penyebabnya, penyakit meningitis terdiri berasal dari meningitis bakteri, meningitis virus, meningitis fungal atau jamur, dan meningitis parasit.

Gejala Meningitis

Gejala meningitis pada orang dewasa meliputi demam tinggi di atas 38 derajat Celsius, sakit kepala hebat, mual, muntah, kaku kuduk atau kaku leher, penurunan kesadaran, penglihatan ganda, kejang, ruam kulit, mata silau jikalau terkena cahaya (fotofobia), dan gangguan perilaku. Anak kecil dan bayi miliki tanda-tanda yang nyaris sama seperti orang dewasa.

“Namun, umumnya tidak cukup spesifik. Gejalanya, anak keluar lebih rewel, tidak cukup aktif, tidak senang makan, tidak senang bangun berasal dari tempat tidur, dan kejang.” jelas dr. Frandy. Selain itu, yang mesti diwaspadai orang yang terkena meningitis umumnya membawa daya tahan tubuh yang rendah atau infeksi yang amat lama.

“Ada termasuk orang yang disebut asymptomatic carrier meningitis, di mana pasien merupakan pembawa sumber infeksi meningitis namun ia tidak terkena infeksi berat,” jelas Frandy.

Meningitis sanggup Menular

Asymptomatic carrier meningitis yang dibahas pada mulanya membuktikan bahwa meningitis sanggup ditularkan.

“Cara penularan melalui kontak segera cairan tubuh seperti bersentuhan segera bersama air liur, air seni, tinja, keringat, ingus, dahak, berciuman, atau melalui kontak tidak segera seperti melalui hawa seperti batuk dan bersin,” papar Frandy.

Waktu umumnya supaya seseorang sanggup terkena penyakit ini termasuk cukup singkat, yaitu 3 – 7 hari. Faktor yang memengaruhi penularan meningitis adalah daya tahan tubuh yang lemah, kerusakan limpa, faktor sosio ekonomi dan kepadatan penduduk, infeksi saluran napas, perokok aktif dan pasif.