Fakta di Balik Heboh Hakim Cantik Mirip Bintang Drama Korea

Fakta di Balik Heboh Hakim Cantik Mirip Bintang Drama Korea

Fakta di Balik Heboh Hakim Cantik Mirip Bintang Drama Korea

Fakta di Balik Heboh Hakim Cantik Mirip Bintang Drama Korea

Unggahan itu dibikin account Twitter @matthewtanoe. Kalimat itu merupakan info sejumlah foto gadis cantik yang tengah memakai seragam hakim.

Wajah perempuan itu mirip aktris drama Korea. Kulit putih bersih. Terawat. Rambut lurus, hitam legam. Bila tak berseragam hakim dan membaca papan nama berbahasa Indonesia di atas meja, pasti seluruh mengira gadis jelita itu terlampau artis drakor. Drama Korea.

Jadilah unggahan @matthewtanoe itu riuh. Banyak warganet berkomentar. Sampai-sampai, @matthewtanoe menggunakan keriuhan komentar netizen itu untuk promosi account Instagram bersama dengan harapan tingkatkan followers.

Jika merunut lini jaman komentar netizen di bawah unggahan itu, kita bakal menemukan beberapa yang yakin gadis cantik itu adalah hakim. Ada yang betul-betul bertanya, ada pula yang bercanda.

Tapi, gadis itu bukanlah hakim. Dia adalah Leanna Leonardo. Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM).

Melalui account Instagram, @leanna.leonardo, dia menyebutkan sejumlah pertanyaan yang masuk melalui pesan langsung. Jawaban Leanna pun termasuk tak kalah kocak bersama dengan komentar-komentar netizen yang penasaran kepadanya.

” Saya bukan member JKT 48,” tulis Leanna.

Dia mengatakan, dia belum menjadi hakim seperti unggahan yang muncul. Leanna mengaku mengenakan baju hakim dalam rangka praktik.

” Saya belum hakim beneran. Foto itu dokumentasi saat praktek peradilan semu di universitas saya,” ucap dia.

Sembari melucu, dia menghendaki banyak orang tak menculiknya.

Tugas hakim, pasti kita pahami, memeriksa dan mengambil keputusan perkara. Mereka harusnya tidak wajib sibuk bersama dengan urusan sepele seperti menyapu lantai atau membersihkan toilet.

Tetapi, kesibukan ringan itu malah menjadi agenda bersama dengan para hakim di Pengadilan Kuala Lumpur, Malaysia.

Akhir pekan lalu, sebanyak 200 orang yang terdiri dari hakim pengadilan tinggi, hakim pengadilan banding, hakim tingkat pertama, panitera dan staf serta seorang pengacara membiarkan toga mereka dan turun membersihkan kantor mereka.

Kegiatan itu terpaksa mereka laksanakan karena para petugas kebersihan pengadilan mogok kerja. Mereka tengah bersengketa bersama dengan pihak kontraktor berkaitan upah.

mulai dari jam 10 pagi saat setempat pada Minggu, 29 Juli 2018, hakim menyapu dan mengepel seluruh koridor di gedung delapan lantai itu. Mereka termasuk mencuci seluruh toilet.

Kepala Pengadilan, Hakim Richard Malanjum, dan Ketua Hakim Malaysia, Zaharah Ibrahim memimpin agenda gotong royong tersebut. Hakim Malanjum terlihat terlampau bersemangat.

Malanjum menyebutkan tidak menghendaki para hakim untuk ikut serta membersihkan gedung. Menurut dia, para hakim itu berinisiatif sendiri untuk bergabung.

Asisten Administrasi Pengadilan, Faziah Ahmad, mengaku melibatkan diri karena menjadi pengadilan tidak boleh dibiarkan dalam keadaan kotor.

” Anda pasti tidak idamkan membiarkannya seperti ini. Ada termasuk yang berinisiatif membersihkan toilet sendiri sebelum akan gotong royong ini,” kata Faziah.

Seorang hakim di Tyler, Texas, Amerika Serikat. menambahkan sebuah ketetapan langka kepada seorang terdakwa.

Kepada Josten Bundy, pria Texas berusia 20 tahun, Hakim Randall Rogers dari Smith County menambahkan pilihan menghabiskan hidupnya 15 tahun di penjara atau menikahi seorang wanita cantik.

Tentu saja palu sidang yang jatuh bulan selanjutnya itu menyebabkan Bundy pilih menikah bersama dengan kekasihnya, Elizabeth Jaynes, 19 tahun.

Mengutip laman emirates247, Rabu, 12 Agustus 2015, Bundy ditahan pada Maret selanjutnya karena terlibat perkelahian bersama dengan mantan kekasih Elizabeth yang menyebabkan lawannya itu luka-luka.

Hakim Rogers menyebutkan bersedia mengabulkan pembebasan bersyarat untuk Bundy jikalau dalam saat 30 hari pria tersebut menikah bersama dengan kekasihnya dan menghadiri konseling.

Namun jikalau menolak, Bundy bakal menghabiskan hidupnya selama 15 tahun di penjara Smith County.

Keputusan aneh tersebut menyebabkan bapak Elizabeth marah karena memaksa putrinya yang tetap belia untuk menikah.

” Dia (hakim) tidak sanggup laksanakan ini, memerintahkan seseorang untuk menikah,” kata Kenneth Elizabeth, bapak Jaynes.

Bertolak belakang bersama dengan ayahnya yang marah, Elizabeth justru menjadi puas karena pada akhirnya sanggup menikah bersama dengan Bundy. Kedua sejoli ini sebetulnya sudah beberapa kali mengkaji permohonan untuk menikah.

Kendati puas karena akhirnya menikah, mereka menyesalkan itu berjalan secara terpaksa.

” Kami menjadi seperti tidak mungkin sanggup menikah seperti yang kita inginkan. Saya apalagi tidak punyai gaun pengantin,” kata Elizabeth kepada stasiun televisi KLTV.

Kedua pasangan berbahagia itu pun sudah mengunggah foto pernikahan mereka di Facebook yang diambil alih di gedung pengadilan. Cerdaspoker Dominobet