Ditutup Satu Dekade Area Terumbu Karang Terlarang Dibuka

Ditutup Satu Dekade Area Terumbu Karang Terlarang Dibuka

Ditutup Satu Dekade Area Terumbu Karang Terlarang Dibuka

Ditutup Satu Dekade Area Terumbu Karang Terlarang Dibuka

Lebih dari satu dekade ditutup untuk umum, saat ini area gugusan terumbu karang Heart Reef yang berada di wilayah Great Barrier Reef bisa kembali dikunjungi wisatawan.
Sebelumnya, gugusan terumbu karang berbentuk hati itu hanya bisa dinikmati dari tur wisata helikopter.

Mengutip Lonely Planet pada Rabu (16/9), turis bisa mengunjungi gugusan terumbu karang yang indah itu dengan menggunakan jasa tur wisata.

Dengan diameter kurang dari 30 meter, Heart Reef terletak sekitar 60 km timur laut Pulau Hamilton.

Dapat dijangkau melalui helikopter pribadi hanya untuk enam tamu sekaligus, wisatawan bisa menikmati pemandangan bawah laut di area yang sebelumnya terlarang selama bertahun-tahun.

Tamasya tiga jam di Heart Reef dimulai dengan naik helikopter selama 30 menit yang berangkat dari Pulau Hamilton dan berlayar dengan kapal di atas Whitsundays.

Sepanjang perjalanan, turis bakal disuguhi pemandangan indah dari permata Pantai Whitehaven dan Hill Inlet sebelum tiba di Heart Reef.

Snorkeling dan diving masih terlarang di Heart Reef. Meski demikian, turis masih bisa menikmati pemandangan bawah lautnya dengan kapal berlantai kaca.

Bagi yang ingin berenang, silakan menikmatinya di atas kapal yang juga bakal memanjakan turis dengan beragam menu minuman dan makanan yang lezat.

Untuk perjalanan pulang, pilot mengambil rute yang indah, melewati Heart Reef untuk terakhir kalinya sebelum memutar di atas Pulau Whitsunday, jalur Pulau Hook, Pantai Whitehaven, dan Hill Inlet untuk perjalanan santai selama satu jam.

Heart Reef hanya bisa dikunjungi untuk tamu Pulau Hamilton yang berusia di atas 14 tahun.

Biayanya AUS$1.100 (sekitar Rp11,7 juta) per orang, dan pemesanan di awal sangat disarankan. Untuk informasi lebih lanjut, turis bisa mengunjungi situs resmi SenjaQQ.