Dikalahkan Porto, Pelatih Legendaris Sebut Juventus Tak Cukup Pintar

Dikalahkan Porto, Pelatih Legendaris Sebut Juventus Tak Cukup Pintar

Dikalahkan Porto, Pelatih Legendaris Sebut Juventus Tak Cukup Pintar

Dikalahkan Porto, Pelatih Legendaris Sebut Juventus Tak Cukup Pintar

Juventus mengalami kekalahan pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2020-2021. Bertandang ke markas FC Porto, Estadio do Dragao, dini hari ini WIB (18/2), Juventus takluk dengan skor 1-2.

Juventus menjalani start yang sangat buruk. Sebuah back-pass dari Rodrigo Bentancur ke penjaga gawang Wojciech Szczesny akhirnya malah menjadi bencana. Daftar di sini

Bentancur tidak menyadari adanya Mehdi Taremi yang berada tepat di sebelah kanannya. Umpan ke belakang itu berhasil diintersep oleh Taremi. Dan tanpa kesulitan, penyerang FC Porto asal Iran tersebut menceploskan bola dan membawa FC Porto unggul 1-0 pada menit pertama!

Juventus yang sudah tidak diperkuat Juan Cuadrado, Arthur Melo, Paulo Dybala, dan Leonardo Bonucci kembali kehilangan pemain di tengah pertandingan. Bek utama Giorgio Chiellini mengalami masalah pada betisnya dan akhirnya digantikan Merih Demiral pada menit ke-35.

Di awal babak kedua, Juventus kembali kebobolan lewat gol cepat. Hanya 19 detik setelah turun minum, Moussa Marega sukses menjebol gawang Szczesny untuk kali kedua.

Pada menit ke-82, Juventus mendapatkan golnya yang sangat berharga. Sebuah umpan silang Adrien Rabiot dari sisi kiri, berhasil dituntaskan dengan sangat baik oleh Federico Chiesa.

“Ketika kamu kebobolan sebuah gol yang aneh setelah satu menit, maka secara natural para pemain akan kehilangan kepercayaan diri. Khususnya melawan musuh yang sangat tenang dalam bertahan,” kata pelatih Juventus Andrea Pirlo dikutip dari Sky Sport Italia.

“Porto bermain persis dengan yang mereka inginkan. Normal sekali anda tidak bisa fokus penuh dan bermain dengan tempo yang benar. Tetapi, hal itu tidak boleh terjadi pada babak 16 besar Liga Champions,” tambah Pirlo.

Kekalahan Juvetus mendapatkan kritik keras dan sosok legendaris yang juga mantan pelatih Juventus Fabio Capello. Capello yang menjadi komentator Sky Sport Italia menyebut Juventus sering salah posisi dan lambat. Dan hal itulah yang akhirnya menghukum La Vecchia Signora dengan kekalahan.

“Pergerakan bola terlalu pelan dan mereka tidak cukup pintar untuk menyadari dinamika pertandingan yang sedang terjadi,” sembur Capello.

“Kami seharusnya bersiap lebih baik lagi dalam pertandingan ini. Kebobolan gol pada menit pertama, membuat segalanya menjadi lebih sulit,” tambah Capello.