Demekin, Ikan Mas Koki yang Bikin Demen

Demekin, Ikan Mas Koki yang Bikin Demen

Demekin, Ikan Mas Koki yang Bikin Demen

Demekin, Ikan Mas Koki yang Bikin Demen

Pesona ikan mas koki memang tidak pernah redup. Saking masifnya penggila koki, muncullah jenis-jenis si mata belok yang masuk ke wish list mereka. Salah satunya, demekin.

NAMA demekin ini diambil dari bentuk matanya. Demekin yang merupakan bahasa Jepang berarti teleskop. Memang, mata demekin tampak menonjol bak teleskop. Selain itu, demekin sejak awal dikembangbiakkan di Jepang. Jadi, pantaslah jika nama bernuansa Jepang ditabalkan kepadanya.

Diketahui, demekin merupakan persilangan dari ikan mas koki jenis ryukin dan telescope. Karena itu, karakter demekin juga mirip dua jenis tersebut. ”Mata belok, corak beragam dengan dua warna atau lebih,” tutur Muhammad Reza Palevi, pemilik Larizki Ikan Hias. Daftar di sini

Ukuran tubuhnya bisa lebih dari 10 sentimeter. Lalu, badannya juga gembul seperti ikan mas koki lainnya. Menurut dia, ukuran demekin itu bisa membesar bergantung pada cara memelihara dan pakan yang diberikan. ”Semakin baik perawatan dan pakan, bisa semakin besar,” ujarnya.

Pilihan pakan juga beragam. Mulai pelet hingga pakan hidup seperti cacing darah atau cacing sutera. Namun, bayi demekin biasanya diberi kuning telur rebus atau artemia. ”Pemberian artemia ini sampai ke ukuran mulutnya cukup untuk pelet atau cacing,” tuturnya.

Yang patut diwaspadai dalam merawat ikan tersebut adalah suhu air. Perubahan suhu bisa membuat ikan mudah stres. Apalagi bila airnya jarang dikuras dan kotor. ”Hidup di air kotor bisa membuat ikan terkena kutu jarum atau parasit. Parasit itu dapat dilihat dari sirip dan sisik yang rusak,” jelasnya.

Satu lagi yang perlu diwaspadai bila memelihara demekin adalah jangan menaruh terlalu banyak ikan di dalam satu tank. Layaknya ikan koki lain, demekin berpotensi saling serang. Khususnya menyerang ke area mata yang mengakibatkan kebutaan pada salah satu mata. ”Kalau kelaparan bisa begitu,” paparnya.

Memang kalau kehilangan salah satu mata, ikan tersebut masih bisa hidup. Tapi, karakternya juga berubah menjadi lebih agresif. ”Lebih sering menyerang ikan lain,” tuturnya. Karena itu, diusahakan jangan sampai telat memberi makan. Seperti ikan mas koki lainnya, memang demekin bisa makan berkali-kali tiap hari. ”Kasih makan sesering mungkin, dalam jumlah yang sedikit,” ujarnya.

Yang juga menjadi pertimbangan penghobi memilih demekin adalah harganya yang tergolong murah. Antara Rp 10 ribu sampai ratusan ribu rupiah. Terutama kalau sudah memiliki karakter juara, harganya bisa tembus jutaan rupiah. ”Bergantung pada besar dan kesempurnaan komposisi mata, sirip, ekor, dan warna sisik,” jelasnya.

Semakin proporsional dan tanpa cacat, harganya tentu semakin melambung. Dia menuturkan, dari teman penghobi dan pembudi daya, kalau sudah sempurna komposisinya, harganya bisa sampai belasan juta. ”Kalau saya sebagai penjual, main di harga Rp 75 ribu. Cari yang cepet laris,” urainya.