Daftar 20 Kota di Dunia Paling Banyak Dikunjungi wisatawan

Daftar 20 Kota di Dunia Paling Banyak Dikunjungi wisatawan

Daftar 20 Kota di Dunia Paling Banyak Dikunjungi wisatawan

Daftar 20 Kota di Dunia Paling Banyak Dikunjungi wisatawan

Ludoqq Domino99
Meski Hong Kong telah dilanda kerusuhan politik dan protes, tersebut tidak menghentikannya sebagai lokasi paling tidak sedikit dikunjungi di dunia pada 2019.

Perusahaan penelitian pasar yang berbasis di Britania Raya Euromonitor International Top 100 Kota Destinasi 2019 melaporkan, kota metropolitan Asia akan menulis 26 juta trafik wisatawan internasional sebelum akhir 2019. Sayangnya, tidak terdapat kota dari Indonesia yang masuk dalam daftar.

berikut data 20 kota tertinggi dikunjungi menurut kedatangan pada 2018 dan estimasi kedatangan pada 2019:

1. Hong Kong: 29,262,700 kedatangan (2018) / 26,716,800 kedatangan (2019)

2. Bangkok, Thailand: 24,177,500 kedatangan (2018) / 25,847,800 kedatangan (2019)

3. London, Inggris: 19,233,000 kedatangan (2018) / 19,559,900 kedatangan (2019)

4. Makau: 18,931,400 kedatangan (2018) / 20,637,100 kedatangan (2019)

5. Singapura: 18,551,200 kedatangan (2018) / 19,760,800 kedatangan (2019)

6. Paris, Prancis: 17,560,200 kedatangan (2018) / 19,087,900 kedatangan (2019)

7. Dubai, Uni Emirat Arab: 15,920,700 kedatangan (2018) / 16,328,300 kedatangan (2019)

8. New York City, Amerika Serikat: 13,600,000 kedatangan (2018) / 14,010,000 kedatangan (2019)

9. Kuala Lumpur, Malaysia: 13,434,300 kedatangan (2018) / 14,072,400 kedatangan (2019)

10. Istanbul, Turki: 13,433,000 kedatangan (2018) / 14,715,900 kedatangan (2019)

11. Delhi, India: 12,645,300 kedatangan (2018) / 15,196,500 kedatangan (2019)

12. Antalya, Turki: 12,438,800 kedatangan (2018) / 13,332,100 kedatangan (2019)

13. Shenzhen, China: 12,202,100 kedatangan (2018) / 12,324,100 kedatangan (2019)

14. Mumbai, India: 10,590,100 kedatangan (2018) / 12,442,400 kedatangan (2019)

15. Phuket, Thailand: 10,550,700 kedatangan (2018) / 10,965,200 kedatangan (2019)

16. Rome, Italia: 10,065,400 kedatangan (2018) / 10,317,000 kedatangan (2019)

17. Tokyo, Jepang: 9,985,100 kedatangan (2018) / 10,443,100 kedatangan (2019)

18. Pattaya, Thailand: 9,606,400 kedatangan (2018) / 9,951,900 kedatangan (2019)

19. Taipei, Taiwan: 9,597,800 kedatangan (2018) / 9,981,700 kedatangan (2019)

20. Mecca, Arab Saudi: 9,565,200 kedatangan (2018) / 9,833,000 kedatangan (2019)

Hal ini adalahkabar baik bagi Hong Kong yang industri pariwisatanya menderita sesudah protes anti-pemerintah mulai bertambah pada Juni.

Bentrokan kekerasan dengan polisi, kadang-kadang mengakibatkan penutupan bandara Hong Kong, dipercayai telah membuat tidak sedikit pengunjung tidak bersemangat, namun mereka yang masih tiba seringkali dapat merasakan perjalanan bebas insiden.

Euromonitor menuliskan situasi telah mengakibatkan penurunan 8,7% pada nyaris 30 juta yang berangjangsana pada 2018.

Kota-Kota Asia Mendominasi

Terlepas dari topik-topik urgen ini, pusat-pusat kota tetap menjadi yang teratas dalam tidak sedikit daftar perjalanan mesti dikunjungi.

Tempat-tempat liburan kota yang populer lainnya tergolong Bangkok dan London, dua-duanya memegang nomor dua dan tiga lokasi mereka dalam susunan Euromonitor.

Kota-kota Asia terus mendominasi tangga lagu. Ini ialah tanda terima kasih, kata Euromonitor, atas daya perjalanan wisatawan Tiongkok yang terus meningkat. Asia pun mempunyai pertumbuhan tercepat dalam jumlah kedatangan internasional, kata Euromonitor.

Grafik teranyar tidak melulu mengulang tahun lalu, tetapi pun dengan ekstra Istanbul yang naik dua lokasi dari posisi 2018 menjadi nomor 10.

Strategi Pariwisata yang Kuat

Adapun 100 kota destinasi teratas, beberapa besar berada di Asia, dibuntuti oleh Eropa, lantas Amerika dan Timur Tengah dan Afrika.Sementara London ketika ini memegang lokasi nomor tiga, kota ini diduga akan turun ke nomor lima.

Laporan ini pun menunjukkan kota-kota yang mesti diwaspadai untuk masa mendatang termasuk Singapura, ketika ini ditempatkan di nomor lima, yang menyaksikan peningkatan 5,3% dalam pengunjung yang datang melewati 2018.

Euromonitor menyoroti “strategi pariwisata yang kuat” Singapura dan keterampilan untuk “memasarkan empiris lokal otentik guna menawarkan kemurnian dan keanekaragaman.”

“Mereka terbukti populer sebab para pelancong menggali pengalaman yang lebih baru, lebih terlokalisasi, dan tempat yang tidak cukup ramai,” kata Euromonitor  Ludoqq Domino99