China Paksa Pengusaha Ganti Nama Bisnis Berbau Asing

China Paksa Pengusaha Ganti Nama Bisnis Berbau Asing

China Paksa Pengusaha Ganti Nama Bisnis Berbau Asing

China Paksa Pengusaha Ganti Nama Bisnis Berbau Asing

 

Poker online China mulai menindak perusahaan lokal dengan nama-nama yang berisi bagian asing. Misalnya, Victoria Gardens, Beautifull Seattle Bay, dan Little Spanish Village.

Kamis 27 Juni 2019, pemerintah Hainan, China, baru-baru ini menyuruh 84 bangunan guna mengubah nama yang terlampau asing.

Sementara itu, Xian dan Shaanxi pun mengumumkan 98 bisnis yang memakai nama terlampau asing, aneh, dan sulit dibacakan atau dipahami. Di antara nama-nama yang disebutkan ialah Paris Mansion, Oriental Rome Gardens, California North Lane, Great Bear Eurasia Hotel, dan Xian Imperial Art Museum.

Nama-nama laksana 6th Courtyard dan Courtyard Number 8 pun masuk ke dalam daftar. Bahkan, istilah dalam bahasa asing, laksana center, international, riverside, dan mountain, juga dirasakan tidak pantas.

Perintah pemerintah ini berasal dari kampanye nasional Desember kemudian yang menargetkan empat jenis nama yang tak patut, laksana berlebihan bagian asing, pengulangan, serta berisi kata-kata mengherankan atau vulgar.

Apa yang kesatu kali terbersit dalam pikiran anda ketika mendengar kata China? Mungkin salah satunya ialah barang-barang tiruan alias KW.

Selama bertahun-tahun, China paling terkenal dengan produk-produk tiruan. Memang tak semuanya. Meski KW, semua produsennya berusaha keras supaya barang yang mereka hasilkan susah dipisahkan dengan aslinya. Meski akhirnya tidak sedikit juga yang gagal.

Situs Acid Cow telah merangkai serangkaian potret yang mengindikasikan betapa bisnis pemalsuan di China begitu marak. Hampir seluruh produk terkenal laksana iPhone, PS3, Nike, KFC, Starbucks menjadi korban pemalsuan di China.

Jika dilihat, nama-nama produk atau merek tersebut memang tak sama. Namun pembuatnya laksana sengaja memplesetkan merek familiar dunia. Di samping huruf, produk tiruan itu seringkali diberi nama yang bunyinya terdengar nyaris sama.

Bahkan sejumlah logo pun ikut diplesetkan. Contohnya, logo apel tergigit yang jadi ikon iPhone pulang menjadi buah pear atau buah apel utuh.

Setiap kali menyaksikan dan mencocokkan nama atau merek itu dengan yang asli, Sahabat Dream tentu tertawa geli.

Milairder Tiongkok, Jack Ma, menabuh genderang perang untuk para pengedar dagangan palsu. Pendiri Alibaba ini meminta aparat hukum menindak tegas semua penjual barang palsu.

Setidaknya, semua penjual barang palsu ini mendapat hukuman laksana pengemudi mabuk, yakni hukuman penjara.

Dilansir dari Bloomberg, Minggu 12 Maret 2017. Ma mengatakan urusan tersebut dalam surat tersingkap yang diunggah di jejaring sosial Tiongkok, Weiboo. Kepada Kongres Rakyat Nasional, dia menuliskan penegakan hukum di Tiongkok terhadap pemalsu barang terbilang lemah.

Mantan guru Bahasa Inggris ini meminta otoritas menyerahkan hukuman untuk penjual barang palsu, laksana hukuman penjara dan denda. “ Kita mesti memerangi pemalsuan barang sama laksana memerangi mabuk saat mengemudi,” tulis dia di akun Weiboo.

Rupanya, Ma gerah sebab Alibaba dicap sebagai sarangnya barang palsu. Bahkan, Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat memandang Alibaba sebagai pasar yang jahat.

Ma menuliskan peran terhadap pemalsuan barang tidak dapat dilakukan sendiri oleh perusahaan. Peran hukum pun paling diperlukan.

“ Tidak terdapat satu juga perusahaan yang dapat melakukannya sendirian. Hukum yang terdapat gagal untuk mengurangi pemalsu barang dan malah memberikan mereka ruang yang bebas untuk melakukan curang,” kata dia.

China mulai menindak perusahaan lokal dengan nama-nama yang berisi bagian asing. Misalnya, Victoria Gardens, Beautifull Seattle Bay, dan Little Spanish Village. Agodapoker

Kamis 27 Juni 2019, pemerintah Hainan, China, baru-baru ini menyuruh 84 bangunan guna mengubah nama yang terlampau asing.

Sementara itu, Xian dan Shaanxi pun mengumumkan 98 bisnis yang memakai nama terlampau asing, aneh, dan sulit dibacakan atau dipahami. Di antara nama-nama yang disebutkan ialah Paris Mansion, Oriental Rome Gardens, California North Lane, Great Bear Eurasia Hotel, dan Xian Imperial Art Museum.

Nama-nama laksana 6th Courtyard dan Courtyard Number 8 pun masuk ke dalam daftar. Bahkan, istilah dalam bahasa asing, laksana center, international, riverside, dan mountain, juga dirasakan tidak pantas.

Perintah pemerintah ini berasal dari kampanye nasional Desember kemudian yang menargetkan empat jenis nama yang tak patut, laksana berlebihan bagian asing, pengulangan, serta berisi kata-kata mengherankan atau vulgar.

China mulai menindak perusahaan lokal dengan nama-nama yang berisi bagian asing. Misalnya, Victoria Gardens, Beautifull Seattle Bay, dan Little Spanish Village.

Dikutip dari Next Shark, Kamis 27 Juni 2019, pemerintah Hainan, China, baru-baru ini menyuruh 84 bangunan guna mengubah nama yang terlampau asing.

Sementara itu, Xian dan Shaanxi pun mengumumkan 98 bisnis yang memakai nama terlampau asing, aneh, dan sulit dibacakan atau dipahami. Di antara nama-nama yang disebutkan ialah Paris Mansion, Oriental Rome Gardens, California North Lane, Great Bear Eurasia Hotel, dan Xian Imperial Art Museum.

Nama-nama laksana 6th Courtyard dan Courtyard Number 8 pun masuk ke dalam daftar. Bahkan, istilah dalam bahasa asing, laksana center, international, riverside, dan mountain, juga dirasakan tidak pantas.

Perintah pemerintah ini berasal dari kampanye nasional Desember kemudian yang menargetkan empat jenis nama yang tak patut, laksana berlebihan bagian asing, pengulangan, serta berisi kata-kata mengherankan atau vulgar.
PREDIKSI TOGEL PALING JITU