Cermati 7 Tanda Kalau Anak Sedang Sakit

Cermati 7 Tanda Kalau Anak Sedang Sakit

Cermati 7 Tanda Kalau Anak Sedang Sakit7 Tanda Kalau Anak Sedang Sakit

 

Cermati 7 Tanda Kalau Anak Sedang Sakit

Sebagai orangtua, Mama pasti mendambakan segala yang terbaik untuk proses tumbuh kembang anak di mana Mama berupaya keras untuk mewujudkannya.

Namun, tidak ada orangtua yang sempurna sehingga kemungkinan negatif tetap terjadi seperti anak sakit.

Namun, jangan khawatir, Ma! Segala sesuatu ada solusinya. Dilansir dari laman Cerdaspoker Domino99, Mama sebaiknya waspadai dan cermati 7 hal yang menandankan si Kecil sakit.

1. Badan anak hangat
Cermati 7 Tanda Kalau Anak Sedang Sakit

Di atas segalanya, kita tentu memahami bahwa salah satu tanda yang mengacu bahwa si Kecil mungkin sakit adalah ketika suhu tubuhnya meninggi. Cerdaspoker Domino99

Dalam batasan normal, anak mama mungkin sakit apabila suhu tubuhnya melewati 37 derajat celsius di mana dunia medis menjelaskan bahwa hal ini dapat disebabkan oleh virus atau bakteri.

Namun, kepastikan jenis penyakit yang dideritanya hanya dapat dipastikan lewat pemeriksaan khusus oleh dokter.

2. Si Kecil lemas dan tidak bertenaga
Cermati 7 Tanda Kalau Anak Sedang Sakit

Anak mama yang masih kecil memang masih menunjukkan gejolak emosi yang berubah-ubah baik dengan alasan tertentu atau sekedar terjadi begitu saja.

Si Kecil dapat riang gembira hari ini tetapi besok, anak mama bisa saja malas beraktivitas. Akan tetapi, jika anak mama tercinta menunjukkan tanda-tanda dirinya lemas dan tidak bertenaga dalam waktu hingga dua hari dan lebih, anak mama tercinta kemungkinan sedang sakit nih, Ma!

3. Kurang nafsu makan
Cermati 7 Tanda Kalau Anak Sedang Sakit

Berbicara mengenai kondisi tubuh anak mama tercinta yang tahu-tahu lemas dan tidak bertenaga, hal itu mungkin saja dibarengi atau bahkan dikarenakan si Kecil terus menerus menunjukkan nafsu makan yang rendah dalam kurung waktu beberapa hari.

Seberapapun usaha Mama di mana Mama menawarkan berbagai macam makanan yang lezat hingga mkanan favoritnya, si Kecil tetap menolak.

Hal ini dapat mengacu pada kemungkinan si Kecil sakit sehingga Mama wajib untuk membawanya diperiksakan oleh dokter anak.

4. Anak meras

a mual
Cermati 7 Tanda Kalau Anak Sedang Sakit

Masalah yang berkaitan dengan gangguan pencernaan tidak hanya berhenti pada kecenderungan si Kecil kurang nafsu makan.

Tanda lain yang mengacu anak mama sakit dapat diperlihatkan dari keadaan si Kecil merasa mual. Entah anak mama sudah makan maupun tidak, si Kecil mengadu bahwa perutnya merasa tidak enak.

Pertolongan pertama dapat dilakukan dengan mengusapkan minyak telon pada perutnya tetapi pemeriksaan dokter harus diteruskan.

5. Kulit merah-merah dan iritasi
Cermati 7 Tanda Kalau Anak Sedang Sakit

Sebagai orangtua, Mama pasti tidak lupa untuk menjaga kebersihan pada tubuh anak mama tercinta dengan senantiasa memandikannya dan membersihkan pakaiannya. Bahkan, Mama turut memerhatikan kondisi lingkungan rumah dan sekitar.

Namun, tiba-tiba, Mama menemukan kulit si Kecil timbul bercak kemerahan. Hal ini dapat dikarenakan infeksi atau jenis penyakit tertentu sehingga Mama wajib untuk langsung mengonsultasikan dan memeriksakannya pada dokter anak.

6. Sulit bernafas
7

Dalam tingkat ekstrim, anak mama tercinta dapat menunjukkan tanda-tanda kemungkinan sakit di mana dirinya tahu-tahu merasa proses pernafasannya tidak normal seperti biasanya.

Gangguan pernafasan ini dapat mengacu pada gerak nafas yang terlalu cepat, sulit bernafas dan mengeluarkan bunyi saat bernafas.

Menurut seorang psikiatris Dr. Danlle Fisher, MD, FAAP, hal tersebut dapat disertakan dengan bibir anak yang berubah warna menjadi biru. Jika Mama menemukannya, Mama sebaiknya membawanya ke rumah sakit.

7. Keluar darah
8

Dalam tingkat ekstrim, anak mama tercinta dapat menunjukkan tanda-tanda kemungkinan sakit di mana dirinya tahu-tahu merasa proses pernafasannya tidak normal seperti biasanya.

Gangguan pernafasan ini dapat mengacu pada gerak nafas yang terlalu cepat, sulit bernafas dan mengeluarkan bunyi saat bernafas.

Menurut seorang psikiatris Dr. Danlle Fisher, MD, FAAP, hal tersebut dapat disertakan dengan bibir anak yang berubah warna menjadi biru. Jika Mama menemukannya, Mama sebaiknya membawanya ke rumah sakit.