Cerita Horor Kurir Ekspedisi Kirim Barang ke Rumah Kosong

Cerita Horor Kurir Ekspedisi Kirim Barang ke Rumah Kosong

Cerita Horor Kurir Ekspedisi Kirim Barang ke Rumah Kosong

Cerita Horor Kurir Ekspedisi Kirim Barang ke Rumah Kosong

Senjaqq Domino99 -PADA 2016 Mulki Sulaiman yang bekerja sebagai kurir bingkai potret mendapat tugas untuk mengantarkan paket ke sebuah kompleks di bilangan Tangerang. ”Permisi, Pak. Saya mau mengantarkan paket ke alamat ini,” kata Mulki untuk salah seorang petugas ketenteraman kompleks sambil menunjukkan alamat yang tertulis di ponselnya.

Melihat alamat yang tertera, wajah petugas itu langsung pucat. ”Rumah yang Mas cari tersebut sudah kosong semenjak tiga bulan lalu,” ucap lelaki paro baya tersebut. Mulki tidak percaya. Jawaban petugas keamanan tersebut tidak sejalan dengan logikanya. Bagaimana barangkali rumah itu kosong? Padahal, pemesan paket jelas-jelas meminta barangnya diantar ke alamat itu.

Enggan berdebat lebih lama, Mulki pergi meninggalkan petugas ketenteraman tadi. Dia mesti segera mengirimkan pesanan. Terlebih, saat tersebut waktu sudah mengindikasikan pukul 20.30. Mulki mencoba menggali sendiri alamat tujuan. Pencarian Mulki mengantarkannya ke lokasi tinggal yang lumayan besar. Saat mendarat di depan gerbang rumah, Mulki menilai lokasi tinggal tersebut tidak laksana sedang ditinggal lama penghuninya.

”Rumah tersebut ada penghuninya. Namun, kondisinya memang gelap. Beberapa lampu mati. Terasnya agak kotor,” jelas Mulki. Karena itu, Mulki pede menginjak pekarangan. Dia lantas mengetuk pintu sambil menyapa penghuni rumah. Mulki sempat cemas rumah itu benar-benar kosong. Namun, kekhawatirannya tersebut sirna saat ada seseorang yang membuka pintu rumah.

”Mungkin ini orang yang memesan paket,” batin Mulki. Namun, dalam proses serah terima paket, Mulki merasa ada urusan ganjil. ”Dia tidak inginkan tanda tangan di form tanda terima. Kemudian, saya menyimpulkan untuk mengambil potret dia sebagai bukti barang telah diterima. Tapi, anehnya, dia pun tidak mau,” kenangnya.

Mulki kemudian pergi meninggalkan orang itu. Tentunya dengan seribu pertanyaan di dalam pikirannya. Berdasarkan keterangan dari Mulki, orang itu aneh. Dia tidak mempunyai kuku di sepuluh jarinya. ”Entah sengaja dicabutin atau memang kelainan. Saya tidak cukup tahu. Tapi, saya benar-benar jelas menyaksikan tangannya polos tanpa kuku,” ungkap Mulki. ”Penampilannya pun lusuh. Seperti orang yang telah lama tidak mandi,” imbuhnya.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Pembelian Lahan di Cengkareng Era Ahok Kembali Digugat

Laju motor Mulki kesudahannya tiba di gerbang kompleks. Sebelum meninggalkan kompleks, Mulki kembali mendatangi petugas ketenteraman tadi. ”Ada kok, Pak, orangnya,” ucap Mulki. Satpam itu melulu mengiyakan. Dia kemudian bercerita ada pun driver online yang pernah berinteraksi dengan penghuni lokasi tinggal tersebut. Berdasarkan keterangan dari petugas itu, situasi tersebut mengherankan karena menurut keterangan dari catatannya, rumah tersebut kosong.

Mendengar perkataan tersebut, bulu kuduk Mulki langsung merinding. Dia jadi kian bertanya-tanya. Apa benar yang ditemuinya tadi bukan manusia? Terlebih, sepulang dari mengantar paket itu, badan Mulki bau anyir. ”Meskipun telah mandi, tetap bau anyir,” keluhnya.

Bau anyir yang terdapat di tubuh Mulki kesudahannya hilang sesudah dia mandi besar, berwudu, dan salat. Setelah tersebut dia meminta untuk atasan guna tidak ada ekspedisi paket di atas pukul 17.00.