Cara Agar Seks Misionaris Terbebas dari Rasa Sakit

Cara Agar Seks Misionaris Terbebas dari Rasa Sakit

Cara Agar Seks Misionaris Terbebas dari Rasa Sakit

Cara Agar Seks Misionaris Terbebas dari Rasa Sakit

Posisi seks misionaris digemari banyak orang karena membuat pasangan lebih intim lewat kontak mata satu sama lain. Namun, terkadang posisi seks satu ini bisa menimbulkan rasa sakit.
Rasa sakit umumnya timbul akibat jaringan organ intim kewanitaan (vagina) yang kering atau tipis. Saat terjadi gesekan, vagina akan merasa tidak nyaman, sesak, dan timbul rasa parah. Jaringan yang tipis itu juga bisa robek.

Masalah vagina yang kering berakar pada produksi hormon estrogen. Saat produksi estrogen rendah, vagina sulit basah dan penetrasi terasa tidak nyaman.

“Estrogen membantu menjaga jaringan di sekitar vagina tetap subur, montok, dan terlumasi,” ujar terapis dasar panggul, Samantha Du Flo, mengutip LudoQQ pokerace99.

Beberapa hal bisa mengakibatkan tingkat estrogen Anda rendah, termasuk olahraga intensitas tinggi seperti atlet dan berat badan rendah, belum lama melahirkan, dan mengalami menopause. Stres pun bisa mempengaruhi produksi estrogen.

DuFlo menambahkan, masalah pelumas alami pada vagina juga disebabkan oleh kurangnya rangsangan. Saat puncak rangsangan, vagina akan membesar hingga 200 persen.

Atau sebaliknya, pasangan memasukkan alat kelaminnya terlalu dalam hingga menabrak leher rahim. Bagi sebagian perempuan, kondisi ini juga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman.

Berikut beberapa cara agar seks misionaris terbebas dari rasa sakit.

1. Fokus pada foreplay
DuFlo menyarankan untuk fokus pada foreplay sebelum penetrasi. Luangkan waktu untuk memastikan vagina terlumasi dengan baik. Jangan ragu untuk menambahkan pelumas yang bisa Anda dapat di pasaran. Pilih pelumas dengan bahan dasar air yang aman digunakan untuk kondom.

2. Ubah posisi pinggul
Rasa tidak nyaman saat seks misionaris kadang bersumber dari posisi pinggul yang kurang pas. Kondisi ini bisa dibantu dengan mengubah posisi atau menyelipkan bantal.

3. Pegang kendali
Saat penetrasi dirasa terlalu dalam, ambil kendalinya. Posisi misionaris bukan berarti kendali berada sepenuhnya di tangan pasangan. Anda pun bisa ambil peran. Karena posisinya bertatap muka, Anda bisa mengkomunikasikan kebutuhan secara verbal atau non-verbal.

“Anda dapat menggunakan kedua tangan Anda untuk mengontrol kedalaman saat pasangan mendorong pinggul,” imbuh DuFlo.