Bisnis Sewa Parkir Mobil, Omzetnya Bisa Sampai Rp 96 Juta

Bisnis Sewa Parkir Mobil, Omzetnya Bisa Sampai Rp 96 Juta

Bisnis Sewa Parkir Mobil, Omzetnya Bisa Sampai Rp 96 Juta

Bisnis Sewa Parkir Mobil, Omzetnya Bisa Sampai Rp 96 Juta

 

Bisnis sewa lahan parkir ternyata merupakan sebuah usaha yang menggiurkan. Bagaimana tidak, usaha ini bisa membuahkan omzet puluhan hingga ratusan juta rupiah per tahun, terkait luas lahan dan kendaraan yang diparkir. Cerdaspoker Domino99

Di Kemanggisan Raya, Palmerah, Jakarta misalnya, di kawasan ini tersedia lahan yang disewakan untuk area parkir mobil. Rusli, keliru seorang penjaga mengemukakan sejumlah Info berkaitan perputaran usaha sewa parkir bulanan ini.

Dia bercerita di area parkir yang dia jaga bisa menampung 16 mobil. Sementara, biaya parkir per bulannya Rp 500 ribu. Dengan hitungan kasar, maka tiap bulannya omzet yang dihasilkan menggapai Rp 8 juta per bulan

“Tinggal kali 16 kali Rp 500 ribu,” katanya sementara berbincang bersama detikcom, Minggu (12/1/2020).

Artinya lagi, kecuali omzet itu dihitung tahunan, maka menggapai Rp 96 juta. Berdasarkan Info yang diterima Rusli, area parkir yang ia jaga bukanlah modal sendiri. Bisnis itu dibangun melalui kerja serupa pemilik modal dan pemilik lahan.

Pemilik modal, kata dia sediakan modal sekian juta rupiah untuk mengelola lahan. Sementara, lahan yang dikelola di awalnya merupakan tempat tinggal tua yang tidak tak terurus. Rumah itu kemudian ‘diserahkan’ ke pemilik modal untuk dikelola.

Kerja serupa itu menerapkan proses bagi hasil. Kerja serupa itu bisa berakhir kecuali pemilik lahan atau tempat tinggal melepasnya untuk dijual.

“Tadinya tempat tinggal tua, misal tersedia modal, yang punya tempat tinggal tanah nggak berkenan ngurusin (rumah tua). ‘Pak aku rubuhin hanya (modal) Rp 20 juta’,” ujarnya.

Di area Rusli, biaya parkir per bulan dibandrol bersama harga Rp 500 ribu per mobil. Dari sewa itu, pemilik modal umumnya menerima Rp 200 ribu, sementara Rp 300 ribu untuk pemilik lahan.

Sebanyak Rp 200 ribu yang diterima pemilik modal, umumnya termasuk sebanyak Rp 50 ribu diserahkan ke penjaga sebagai biaya kerja.

“Kita kasih gocap-gocap (Rp 50 ribu), yang punya lahan Rp 300 ribu,” imbuhnya.

Rusli mengatakan, di dalam kerja serupa itu umumnya bakal berlangsung hingga tanahnya dijual, dan modal dari penyandang dana kembali.

“Kalau tanah laku tersedia perjanjian begini, kecuali sebelum Rp 20 juta balik bingung,” imbuhnya.

Bisnis parkir bisa saja bersama modal sendiri. Tetapi, modal yang dikeluarkan bakal amat besar lantaran harga tanahnya udah tinggi. Di tempatnya saja, Kemanggisan Raya harga tanah per m2 udah menggapai rp 20 juta per m2. Sementara, luas lahan parkir yang ia urus sebesar Rp 600 m2.

“Semuanya 600 m2 kecuali digabung, per m2 Rp 20 juta,” tutupnya.