Bermain Solid dan Dominan, Inter Milan Rebut Posisi Puncak Klasemen

Bermain Solid dan Dominan, Inter Milan Rebut Posisi Puncak Klasemen

Bermain Solid dan Dominan, Inter Milan Rebut Posisi Puncak Klasemen

Bermain Solid dan Dominan, Inter Milan Rebut Posisi Puncak Klasemen

Inter Milan merebut posisi puncak klasemen Serie A setelah menaklukkan Fiorentina dengan skor 2-0. Dalam pertandingan yang dimainkan di Stadion Artemio Franchi, Florence, dini hari tadi tersebut (6/2), Inter bermain dengan sangat solid.

Kemenangan, membuat I Nerazzurri unggul satu poin atas rival sekota AC Milan dengan 47 poin. Sedangkan Fiorentina tertahan di posisi ke-11 dengan 22 poin. Namun, Milan masih menyisakan satu laga lebih banyak ketimbang Inter.

Gol pembukaan Inter pada laga ini dicetak oleh gelandang Nicolo Barella pada menit ke-30. Winger asal Kroasia Ivan Perisic menggandakan keunggulan Inter pada menit ke-51. Daftar di sini

Inter yang tidak didampingi pelatih Antonio Conte karena harus menjalani skors, menekan sejak awal. Barella mendapakan peluang bagus di babak pertama. Namun, kiper Fiorentina Bartlomiej Dragowski mampu menahannya dengan satu tangan.

Fiorentina kesulitan mengimbangi kecepatan Inter, dan tidak terlalu berbahaya saat melakukan serangan balik.

Setelah peluang Barella tersebut, Inter tidak menciptakan banyak peluang namun mereka mengendalikan sebagian besar jalannya permainan. Fiorentina mencuri peluang melalui Dusan Vlahovic. Tapi, sepakannya dapat ditahan kiper Samir Handanovic.

Inter terus menekan dan mereka akhirnya memecahkan kebuntuan saat tembakan Barella dari luar kotak penalti menjebol gawang Dragowski.

Handanovic kemudian kembali mendapat ancaman. Yakni saat Giacomo Bonaventura masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan. Bola masih dapat dimentahkan Handanovic dan menghajar mistar gawang.

Inter menggandakan keunggulan pada awal babak kedua. Achraf Hakimi merangsek di sisi kanan untuk kemudian mengirimkan umpan yang diselesaikan dengan mudah oleh Perisic yang berdiri sendirian di depan gawang.

Beberapa saat kemudian giliran Romelu Lukaku yang membobol gawang Fiorentina memanfaatkan bola kiriman Perisic. Namun wasit menilai telah terjadi offside dan tidak mengesahkan gol tersebut.

Fiorentina yang kesulitan memberikan perlawanan bagi Inter memasukkan Kevin Malcuit dan Aleksandr Kokorin pada fase akhir babak kedua, dengan harapan dapat membalikkan keadaan.

Namun Inter tetap menggenggam kendali permainan. Mereka masih sempat mendapatkan peluang bagus terakhir lewat sepakan striker Lautaro Martinez.

Milan sendiri bisa kembali menjadi capolista jika berhasil mengalahkan Crotone pada Minggu (7/2). Inter sendiri akan berhadapan dengan Lazio pada Minggu (14/2).