Berikut Tanggapan Gubernur Anies tentang TGUPP DKI

Berikut Tanggapan Gubernur Anies tentang TGUPP DKI

Berikut Tanggapan Gubernur Anies tentang TGUPP DKI

Berikut Tanggapan Gubernur Anies tentang TGUPP DKI

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan buka suara soal kritikan tersebut. Dia menegaskan, TGUPP bekerja untuk menambah kesejahteraan penduduk DKI.

“Pada ujungnya semua ialah untuk penambahan kesejahteraan, sejumlah kegiatan secara khusus guna mempercepat pekerjaan perekonomian,” kata Anies di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu 4 Desember 2019.  Ludoqq Domino99

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini berujar, bila serapan perkiraan DKI baik maka dapat dipastikan TGUPP sudah bekerja dengan maksimal.

Sebab, tugas TGUPP memantau dan meyakinkan program-program satuan kerja perangkat wilayah (SKPD) berjalan cocok dengan visi dan tujuan gubernur.

“Kalau Dinas mereka punya programnya, bila ini ialah pada pengendalian penyelenggara program. Ketika pengamalan program terlaksana dengan baik dengan kata lain fungsi-fungsi tersebut berjalan, sebab memang ini merupakan delivery unit,” jelasnya.

Dikritik Anggota Dewan

Dalam pembacaan pandangan fraksi terhadap RAPBD di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu 4 Desember 2019, anggota Fraksi Golkar, Judistira Hermawan menilai TGUPP melulu membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Karena itu, dia meminta dilakukannya penilaian secara menyeluruh tentang tugas dan faedah TGUPP. Mulai dari perkiraan sampai jumlah anggota.

“Menurut irit kami jumlahnya terlalu tidak sedikit sehingga menyebabkan tidak efektif dalam bekerja dan memberi beban pada APBD DKI Jakarta,” kata Judistira.

Sementara itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan Jhonny Simanjuntak menilai, kehadiran TGUPP dapat memprovokasi kinerja satuan kerja perangkat wilayah (SKPD) DKI. Dia pun meminta perkiraan untuk TGUPP bisa dihapuskan saja.

“Dihapuskan (dari APBD) dan menggunakan dana operasional gubernur,” ucapnya.  Ludoqq Domino99

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) guna APBD DKI 2020 mengajukan perkiraan sebesar Rp 19,8 triliun guna TGUPP.

Saat rapat bareng eksekutif dan legislatif, Komisi A DPRD merekomendasikan guna mencoret perkiraan TGUPP.

Anggaran tersebut dapat dipindahkan menggunakan dana operasional gubernur. Kendati begitu, perkiraan untuk TGUPP masih bakal dibahas bareng dalam rapat bareng di RAPBD DKI 2019.