Berikut Ini 6 Fantasi Ketika Melakukan Seks yang Kerap Muncul

Berikut Ini 6 Fantasi Ketika Melakukan Seks yang Kerap Muncul

Berikut Ini 6 Fantasi Ketika Melakukan Seks yang Kerap Muncul

Berikut Ini 6 Fantasi Ketika Melakukan Seks yang Kerap Muncul

Sangat normal jika Anda memiliki fantasi seks. Mau yang erotis atau kinky, tidak perlu merasa aneh. Menurut Marianne Oakes, terapis di GenderGP, fantasi bakal menawarkan pelepasan, keluar dari rutinitas, mencoba hal baru atau sedikit ‘nakal’.
“Ini sehat dalam rangka menguatkan kepercayaan dan menjaga hubungan jangka panjang tetap segar, jika Anda merasa cukup percaya diri untuk berbagi hasrat dengan pasangan Anda,” kata Oakes mengutip dari pokerrepublik.

Ada banyak alasan fantasi seks bisa timbul. Kebanyakan alasannya fantasi membuat orang makin bergairah, terangsang. Namun Kate Moyle, terapis psikoseksual, berkata fantasi seks bisa juga timbul akibat upaya untuk keluar dari realita dan mengurangi kecemasan.

“Di kehidupan nyata kita tidak bisa mewujudkannya di aktivitas seksual. untuk memenuhi kebutuhan emosional atau kadang sesimpel karena kita bosan,” imbuhnya.

Akan tetapi sepanjang fantasi seks tidak menimbulkan luka, sakit hati orang lain, bisa dikatakan fantasi seks Anda aman dan normal. Berikut 6 fantasi seks yang umum muncul.

1. Bermain dengan ikatan
Kondisi tubuh atau sebagian anggota tubuh terikat bisa mendatangkan rasa tidak nyaman, kurang bebas. Namun sebagian orang justru berfantasi mendapati dirinya terikat dan pasangan bakal berbuat semua mereka.

Annabelle Knight, sex and relationship expert di Lovehoney, mengatakan Anda bisa mewujudkan fantasi ini mulai dari hal kecil.

“Fokus mengikat pada satu area tubuh permulaan semisal pergelangan tangan atau pergelangan kaki, dan jika mau lebih bisa keduanya diikat bersamaan,” ujarnya.

2. Domination and submission
Sebagian pasangan menyukai peran sebagai seorang yang dominan atau submisif. Peran dominan berarti Anda yang punya kuasa mengatur permainan bahkan Anda yang bisa memerintah pasangan untuk melakukan apa yang diinginkan. Sebaliknya, peran submisif bakal melakukan apapun yang diminta si dominan.

“Untuk menemukan peran ini, bicarakan dengan pasangan Anda sebelum ‘bermain’,” kata Knight.

Anda musti menemukan kesepakatan kapan permainan berakhir, tentukan aturan dan batasan agar seks tetap aman dan nyaman buat kedua belah pihak.

3. Role play
Peran dominan dan submisif mungkin buat Anda terlalu luas. Role play bakal menghantarkan Anda pada seks dengan peran yang lebih spesifik. Bahkan seseorang bisa berfantasi mengenakan busana sesuai peran yang dimaksud. Peran dokter-perawat, atau guru-murid kadang tak aneh dijadikan imajinasi.

4. Bahan karet, lateks, atau kulit
Material tertentu ambil bagian dalam ‘perbudakan seksual’ (sexual bondage). Knight menuturkan untuk sebagian orang, aroma karet, lateks atau kulit bisa membuat mereka terangsang. Fantasi pun bisa diwujudkan lewat penggunaan bahan-bahan ini sebagai material busana atau topeng.

5. Spanking
Spanking atau aktivitas memukul bokong, kata Knight, menimbulkan berbagai macam respons fisik dan psikologis. Area bokong hingga area paha belakang dianggap sebagai zona sensitif seksual. Jika kontak dilakukan dengan tekanan dan frekuensi yang tepat, ini bisa menimbulkan gairah.

“Tujuan dari memukul adalah untuk menjaganya tetap sensual setiap saat dan menjaga energi erotis antara Anda dan pasangan,” katanya.

6. 69
Angka 69 mewakili bentuk posisi oral seks yang dilakukan bersamaan. Dalam sebuah survei yang dilakukan Lovehoney, dua per tiga pasangan merasa tidak puas dengan pengalaman ini. Knight berkata wajar jika pasangan tidak puas sebab sulit untuk berkonsentrasi memberikan rangsangan sementara Anda juga menerima rangsangan.