Berikut 5 Pilihan Ikan Hias Air Laut yang Mudah Dipelihara

Berikut 5 Pilihan Ikan Hias Air Laut yang Mudah Dipelihara

Berikut 5 Pilihan Ikan Hias Air Laut yang Mudah Dipelihara

Berikut 5 Pilihan Ikan Hias Air Laut yang Mudah Dipelihara

LudoQQ pokerace99 – Memelihara ikan hias jadi tren tersendiri di tengah pandemi. Tak cuma cupang yang bisa menjadi primadona di mana-mana, beberapa pilihan ikan hias air laut juga tak kalah cantik dan mudah dipelihara.
Memelihara ikan memberikan banyak manfaat, utamanya untuk kesejahteraan mental. Kehadiran ikan-ikan yang cantik dipercaya mampu menjernihkan pikiran dan ampuh meredam stres.

Ikan hias air laut bisa jadi pilihan karena pesona yang dimilikinya. Selain bentuknya yang unik, mereka juga hadir dengan warna-warna yang cantik. Warna-warna ikan itu berpendar di kedalaman laut biru yang indah.

Memelihara ikan hias air laut memang tak semudah merawat ikan hias air tawar. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Namun, bukan berarti Anda tak bisa merawatnya. Pilih ikan yang tepat dengan perawatan yang tak terlalu sulit.

Beberapa hal yang perlu dicatat saat merawat ikan hias air laut adalah mempertahankan suhu air dan tingkat keasamannya.

Jenis Ikan Hias Air Laut yang Mudah Dipelihara
1. Blue Tang
Seperti namanya, blue tang hadir dengan warna biru elektrik yang menyala dengan corak hitam, lengkap dengan ekornya yang berwarna kuning cerah.

Ikan dengan nama ilmiah Paracanthurus hepatus ini berasal dari kawasan terumbu karang perairan Indo-Pasifik. Ikan cantik ini sangat menikmati tempat persembunyian di antara bebatuan. Untuk itu, taruh beberapa batuan cantik dalam akuarium jika Anda ingin memeliharanya.
Blue tang adalah jenis ikan herbivora. Mengutip Liveaquaria, sediakan banyak rumput laut dan alga berbasis laut sebagai makanannya. Makanan itu akan memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengurangi tingkat agresi, dan meningkatkan kesehatan mereka secara keseluruhan. Tawarkan rumput laut kering yang diikat ke batu atau gunakan penjepit sayuran. Berikan setidaknya tiga kali dalam sepekan.

Perawatan blue tang membutuhkan tingkat dedikasi dan perhatian ekstra. Pastikan kualitas air yang baik dan makanan yang bervariasi. Ikan ini hidup nyaman dalam air dengan suhu udara antara 22-25 derajat Celcius dan tingkat keasaman (pH) pada rentang 8,1-8,4.

Perlu dicatat, Anda disarankan untuk memelihara blue tang dalam akuarium berukuran 180 galon. Akuarium yang luas membuat si biru cantik ini bisa berenang dengan leluasa. Namun, Anda disarankan untuk tidak memeliharanya bersama ikan lain. Pasalnya, blue tang dikenal sebagai salah satu jenis ikan laut yang cukup agresif.

2. Yellow Tang
Dengan tubuhnya yang berbentuk oval dan berwarna kuning menyala, yellow tang mencerahkan perairan mana pun. Ikan dengan nama ilmiah Zebrasoma flavescens ini adalah perenang aktif yang akan mengelilingi akuarium Anda.

Ikan ini berawal dari kawasan terumbu karang perairan Hawaii dan tersebar luas dari Samudera Pasifik hingga perairan Indonesia.

Sama seperti blue tang, ikan ini cukup agresif. Jika ingin memeliharanya, siapkan satu akuarium untuk satu ikan yellow tang.

Untuk perawatan terbaik, tempatkan ikan dalam akuarium berukuran minimal 100 galon. Akuarium yang besar akan membuat si kuning menggemaskan ini leluasa berenang ke sana ke mari. Jangan lupa juga tempatkan bebatuan cantik di dalamnya, agar sesuai dengan habitatnya di kawasan terumbu karang.

Ikan ini biasa hidup dalam air dengan suhu udara 22-25 derajat Celcius dan tingkat keasaman yang berkisar antara 8,1-8.4.

Makanan seperti rumput laut dan alga menjadi yang terbaik untuk yellow tang. Makanan ini memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengurangi agresi, dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

3. Clownfish
Bagi Anda penyuka film Finding Nemo, tentu sudah tak asing lagi dengan jenis ikan satu ini. Clownfish yang menggemaskan ini bisa jadi salah satu pilihan ikan hias air laut yang bisa Anda pelihara karena kemudahannya.

Ikan badut ini memiliki nama ilmiah Amphiprioninae. Umumnya ikan ini hadir dengan warna oranye terang dan tiga garis putih yang tampak rapi.

Mengutip Live Science, ikan ini hidup di terumbu karang lepas pantai Australia dan Asia Tenggara hingga ke selatan Jepang. Clownfish juga jadi salah satu ikan yang paling dikenal di antara semua penghuni terumbu karang.

Clownfish merupakan ikan omnivora. Artinya, mereka bisa memakan daging dan tumbuhan. Alga, zooplankton, dan cacing adalah makanan umum yang mereka konsumsi.

Seekor ikan badut umumnya membutuhkan akuarium dengan ukuran 20 galon. Lengkapi akuarium dengan struktur terumbu karang seperti batu dan pasir. Asalkan tidak ada predator dalam akuarium yang sama, ikan badut umumnya memiliki masa hidup yang panjang.

4. Angelfish
Angelfish jadi salah satu ikan yang sangat populer karena siripnya yang panjang dan anggun. Beberapa varietas angelfish hadir dengan warna perak yang cantik.

Ikan dengan nama ilmiah Pterophyllum ini berasal dari daerah tropis Amerika Selatan, termasuk sebagian besar perairan Sungai Amazon.

Mengutip Aqueon, di habitat aslinya, mereka ditemukan di perairan yang tenang dan bergerak lambat. Mereka menyukai daerah yang remang-remang. Untuk itu, penuhi akuarium Anda dengan koleksi pepohonan dan dedaunan yang cantik. Hal itu akan membuat ikan cantik ini merasa nyaman.

Untuk air, angelfish umumnya menyukai air dengan suhu yang lebih hangat antara 25-30 derajat Celcius dengan tingkat keasaman (pH) 6-8.

Sementara ukuran akuarium akan tergantung pada banyaknya ikan yang akan dipelihara. Untuk empat angelfish di dalamnya, Anda memerlukan akuarium berukuran 29 galon. Namun, untuk aman, Anda bisa menggunakan akuarium berukuran 55 galon.

5. Dottyback
Dottyback adalah pilihan ikan hias yang menggemaskan. Bicolor dottyback atau Bicolor pseudichromidae adalah ikan dengan dua warna berani yang melekat pada tubuhnya. Ikan ini hadir dengan bagian anterior berwarna ungu dan bagian posterior berwarna kuning cerah.

Ikan ini banyak ditemukan di perairan Indo-Pasifik. Terumbu karang menjadi habitat asli ikan yang umumnya berukuran 4 inci atau sekitar 10 sentimeter ini.

Memelihara ikan kecil menggemaskan ini juga cukup mudah. Anda hanya membutuhkan akuarium dengan ukuran 30 galon. Dottyback tidak akan terintimidasi oleh kehadiran ikan lain. Namun, jangan lupa berikan bebatuan layaknya terumbu karang di habitat aslinya.

Isi akuarium dengan air yang bertahan pada suhu sekitar 22-25 derajat Celcius. Pertahankan keasaman air pada kisaran pH 8,1 hingga 8,4.

Soal pakan, ikan ini akan lahap mengonsumsi makanan berbahan daging termasuk udang air asin dan makanan beku siap saji.