Berhubungan Seks dengan Mata Tertutup, Benarkah Lebih Nikmat?

Berhubungan Seks dengan Mata Tertutup, Benarkah Lebih Nikmat?

Berhubungan Seks dengan Mata Tertutup, Benarkah Lebih Nikmat?

Berhubungan Seks dengan Mata Tertutup, Benarkah Lebih Nikmat?

Banyak orang percaya bahwa rutin berhubungan seks menjadi salah satu kunci kesuksesan untuk mempertahankan keharmonisan rumah tangga. Tak hanya itu, seks juga punya manfaat bagi kesehatan, terutama mental. Ya, ketika bercinta Anda mengeluarkan hormon kebahagiaan yang sangat baik untuk tubuh Anda.SenjaQQ 

Oleh sebab itu, tidak sedikit pasangan yang melakukan berbagai cara untuk mendapatkan kenikmatan saat berhubungan seks. Misalnya saja dengan menutup mata ketika berhubungan intim bersama pasangan.

Beberapa orang menganggap, menutup mata saat berhubungan seks terasa lebih nikmat dan mudah klimaks. Namun sebagiannya lagi justru menganggap menutup mata saat bercinta artinya tidak menikmati aktivitas ini sama sekali?

Lantas, mana yang benar ya?

Setiap Orang Merasakan Sentuhan Berbeda-beda saat Berhubungan Seks

kontak mata sangat penting dalam komunikasi romantis. Apalagi mata dianggap sebagai cermin pikiran kita. Sehingga banyak orang yang bertanya-tanya, benarkah bercinta dengan menutup mata terasa lebih nikmat?

Moms, meskipun menutup mata saat berhubungan seks bukanlah kebiasaan yang umum, namun bagi sebagian orang, mereka baru bisa mengilustrasikan sentuhan dan sensasi lewat perilaku ini. Orang yang suka menutup mata saat berhubungan seks, bukan berarti tidak menikmatinya, justru menutup mata memudahkannya untuk lebih menikmati atau fokus pada hal tersebut.

Bahkan, ada juga yang mengatakan bahwa menutup mata saat berhubungan seks juga bisa membuat seseorang merasa lebih bergairah. Itulah mengapa, Anda atau pasangan biasanya akan refleks menutup mata ketika ingin mencapai klimaks.

Menutup Mata Memicu Imajinasi Seksual

aktivitas seksual sedikit banyak didukung oleh imajinasi atau fantasi seks. Fantasi sangat penting dalam hasrat seksual, karena menawarkan cara yang efektif untuk mengatasi batasan pribadi, batasan normatif, dan batasan eksternal.

Fantasi seksual memiliki fungsi untuk menghindari informasi negatif dan menambah data positif. Agar fantasi menjadi hidup, beberapa orang memilih untuk menutup mata untuk membayangkan rangsangan fisik yang akan didapat. Hal ini akan memicu gairah kita sehingga aktivitas seks pun lebih menantang.

Tak perlu cemas, kebiasaan ini termasuk yang wajar dilakukan dan setiap orang memiliki cara masing-masing dalam menikmati sensasi bercinta. Jadi jangan cemas, bila Anda atau pasangan tidak suka memejamkan mata saat berhubungan seks. Sebab, bisa saja suami ingin menikmati sesi intim dengan memandangi tubuh dan wajah Anda.