Berhubungan Seks dengan Lampu Menyala atau Mati, Nikmat Mana Ya?

Berhubungan Seks dengan Lampu Menyala atau Mati, Nikmat Mana Ya?

Berhubungan Seks dengan Lampu Menyala atau Mati, Nikmat Mana Ya?

Berhubungan Seks dengan Lampu Menyala atau Mati, Nikmat Mana Ya?

Sebenarnya seks dengan lampu terang-benderang maupun gelap-gulita sering kali tidak menjadi persoalan yang membuatmu menjadi mundur ketika akan berhubungan seks. SenjaQQ

Namun kali ini SenjaQQ akan membahas ketika lampu menyala atau lampu mati ini menjadi permasalahan mendalam yang memengaruhimu dalam berhubungan seksual. Jangan sampai kamu tidak bisa menikmati hubungan seksualmu karena hal tersebut.

Jadi simak saja ulasan khas kami berikut ini!

1. Tergantung pengalaman pertamamu

Pengalaman pertama bisa menjadi salah satu alasan untuk mengambil keputusan mana cara berhubungan seks yang lebih nyaman.

Jika malam pertama menjadi pengantin, kamu merasa sangat bahagia melihat wajah suami saat berhubungan seks, bisa saja kamu dan pasangan akan memilih untuk menyalakan lampu saat berhubungan intim selanjutnya.

2. Alasan lain lampu harus dimatikan adalah karena nilai dari sebuah normal

Sementara mungkin banyak orang merasa nyaman dengan seks yang menyalakan lampu, banyak orang memiliki pengalaman yang berlawanan.

“Berhubungan seks dengan lampu mati dapat berasal dari beberapa faktor pribadi dan sosial,”

Faktor-faktor ini dapat berkisar dari memperjuangkan citra tubuh hingga ketabuan masyarakat yang berasal dari kepercayaan agama.

“Seks dipandang sebagai dosa dalam salah satu agama dan seks di banyak agama dipandang sebagai sesuatu yang tidak boleh dilakukan dengan cara ‘rekreasi’. Rasa malu dalam suatu tindakan akan membuat kamu tidak ingin melihat dengan baik saat melakukan hubungan seks denga pasangan,”

3. Komunikasikan dengan pasangan saat bercinta

Penting bagi kamu untuk berkomunikasi dengan pasangan, karena komunikasi adalah kunci dari sebuah hubungan termasuk ketika kamu melakukan hubungan intim.

Jika pasangan tidak tahu apa yang terjadi dengan kepercayaan dirinya, pasangan kamu tidak akan mengerti apa yang ada di kepalamu dan juga mengapa kehidupan seks mungkin begitu memengaruhi kepribdiannya.

Komunikasi tidak hanya untuk orang yang ingin berhubungan seks dengan lampu mati, tapi juga pada yang ingin lampu menyala.

Jika, kamu merasa kesal dan merasa seolah-olah pasanganmu tidak membuat kamu percaya diri dengan tubuhnya, penting bagimu untuk duduk dan membicarakannya dengan si Dia.

Beri tahu si Dia bagaimana perasaanmu, tetapi jangan memanipulasi situasi atau membuatnya merasa bersalah, pahami bahwa ia memiliki keinginan jug dalam hal berhubungan seks.

Yakinkan dia juga. Beri tahu si Dia mengapa kamu ingin melakukannya dengan lampu menyala, mengapa kamu ingin melihat pasangan dan apa yang kamu sukai dari tubuhnya.

Jika kamu adalah orang yang menginginkan lampu dimatikan, kamu dapat melakukan percakapan yang sama seprerti tadi, tetapi ingat bahwa pada akhirnya kecintaan pada diri dan kepercayaan diri datang dari dalam jiwa bukan dari luar.

4. Lampu menyala membuat seks kian panas

Lampu menyala memiliki manfaat lainnya, yakni dapat meningkatkan keintiman dan hubungan dengan pasangan dan dapat mengarah pada seks yang lebih baik secara keseluruhan.

Mahalli mencatat bahwa manusia adalah makhluk visual, dan selama berhubungan seks kamu sebetulnya keluar dari isyarat visual alam bawah sadarmu sendiri.

Juga, jelas, kamu bisa melihat pasanganmu yang seksi lebih baik dengan lampu menyala, dan itu, uhh, so hot!

5. Tips mendapatkan pencahayaan yang baik saat senggama

Mulailah dengan lampu redup, tidak sepenuhnya menyala. tetapi tidak sepenuhnya mati atau dalam cahaya alami, jadi seperti seks pagi atau sore hari yang menyenangkan.

“Seks ringan yang redup dapat menciptakan suasana hati yang lebih sensual daripada menyalakan lampu penuh, sambil tetap memungkinkan kedua belah pihak untuk melihat semua yang sedang terjadi,”

Jika kamu ingin pergi ke arah yang lebih romantis, cobalah untuk menggunakan metode “tatapan mata” atau “tatapan jiwa”. Pasangan bisa duduk atau berbaring di samping satu sama lain dan saling menatap mata. Ini adalah latihan yang bertujuan untuk membuatmu lebih nyaman dilihat, tetapi dengan mengenakan pakaian terlebih dahulu.