Baru Dua Hari Jajal Motor Honda, Pol Espargaro Mulai Frustrasi

Baru Dua Hari Jajal Motor Honda, Pol Espargaro Mulai Frustrasi

Baru Dua Hari Jajal Motor Honda, Pol Espargaro Mulai Frustrasi

Baru Dua Hari Jajal Motor Honda, Pol Espargaro Mulai Frustrasi

Setelah dua hari menjajal motor anyarnya RC213V di tes pramusim, pembalap baru Repsol Honda Pol Espargaro mulai frustrasi.

Itu disebabkan dia belum memahami karakter motor barunya. Pada tes hari pertama Minggu (7/3) di Lusail International Circuit, Espargaro hanya menempati posisi ke-17.

Dia membuat catatan waktu terbaik 1 menit 55,878 detik. Terpaut 1,191 detik dari pembalap Aprilia yang juga kakak kandungnya, Aleix Espargaro. Aleix keluar sebagai pembalap tercepat pada hari itu. Daftar di sini

Di hari kedua, catatan waktu Espargaro membaik 1,2 detik. Tapi, itu belum mampu membuatnya menembus jajaran papan atas. Dia hanya menduduki posisi ke-12. Saat itu Espargaro membuat catatan waktu 1 menit 54,673 detik. Terpaut 0,733 detik dari pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo yang menjadi pembalap tercepat.

’’Seperti yang aku katakan sebelumnya, memahami sistem elektronik itu sulit,’’ ucap Espargaro dilansir Motorsport. ’’Apalagi menyesuaikan gaya berkendara. Saat kamu sedang stres, itu akan jauh lebih sulit. Dan saat ini aku sedang sangat stres saat berada di atas motor,’’ tambahnya.

Espargaro menyebut salah satu yang membuat dirinya tertekan adalah karena belum tahu batas maksimal dari motor RC213V miliknya saat bermanuver di lintasan. Dia menyebut bisa saja menggeber 3 sampai 5 kilometer per jam lebih kencang saat melibas tikungan. Tapi, dia belum tahu apakah itu akan membuatnya tergelincir atau tidak.

’’Kabar baiknya, aku belum terjatuh. Itu menunjukkan bahwa kesempatanku untuk meningkatkan catatan waktu masih sangat besar,’’ ucap pembalap 29 tahun tersebut

Espargaro menyebut dirinya butuh banyak hal untuk beradaptasi dengan perangkat baru yang dia temui di RC213V. Misalnya, tombol-tombol penting yang harus dia pelajari. Di antaranya, holeshot maupun pit limiter.

’’Masih banyak yang harus dipelajari. Termasuk menghindari tiba-tiba melakukan hal yang bodoh dengan memencet pit limiter,’’ ucap pembalap asal Spanyol itu.