Bangkai Paus 15 Ton Terdampar di Hutan Bakau Thailand Penyebabnya Misterius

Bangkai Paus 15 Ton Terdampar di Hutan Bakau Thailand Penyebabnya Misterius

Bangkai Paus 15 Ton Terdampar di Hutan Bakau Thailand Penyebabnya Misterius

Bangkai Paus 15 Ton Terdampar di Hutan Bakau Thailand Penyebabnya Misterius

PESIARQQ –  Bangkai paus Bryde yang membusuk ditemukan warga setempat pada Minggu 26 Januari di hutan bakau di tambon Bang Poo Mai, distrik Muang Samut Prakan, Thailand. Paus tersebut mempunyai panjang 12 m dan berat lebih dari 15 ton.

Namanok Bancherdhiransamut, dari Kelompok Konservasi Teluk Atas Thailand mengatakan, dia diberi tahu tiga hari lalu tentang seekor paus mati terlihat mengapung di Teluk dekat muara sungai yang jaraknya selama 15 km dari garis pantai Samut Prakan. Beberapa petugas telah menggali paus mati tersebut, tetapi tidak sukses menemukannya.

Dan pada Minggu siang, warga desa mengadukan bahwa mereka telah mengejar bangkai paus besar kandas di hutan bakau selama 500 meter dari jalan mengarah ke tambon Bang Poo Mai. Mereka seluruh pergi guna melihat situasi bangkai paus tersebut karena membusuk dan menyebarkan bau tidak sedap ke distrik sekitar itu.

Paus Bryde (paus edeni) secara umum dikenal sebagai spesies fauna laut yang sangat tua, menilik ukuran tubuh dan usia panjangnya.

Para Ahli Lakukan Otopsi

Kantor Sumber Daya Kelautan dan Pesisir kedua yang berbasis di Chon Buri, berkolaborasi dengan sukarelawan perlindungan laut di Bang Poo Mai untuk mengalihkan bangkai paus ke lokasi yang cocok untuk pemeriksaan, pada Senin 27 Januari.

Saat ini para berpengalaman sedang mengerjakan autopsi paus Bryde betina seberat 15 ton untuk menggali tahu penyebab kematiannya sesudah bangkainya tersapu ke pantai di unsur selatan Bangkok.

Autopsi ini dilaksanakan dengan para berpengalaman bersama dokter fauna dan spesialis perikanan. Seperti yang dilaporkan, autopsi ini dilaksanakan setelah empat biksu berdoa guna bangkai paus itu.

“Kami bercita-cita menghabiskan sepanjang hari untuk mengerjakan otopsi,” kata Chalathip Chanchompoo, kepala Pusat Penelitian Sumber Daya Kelautan dan Pesisir guna pantai unsur timur Teluk Thailand.

Sementara itu, paus Omura yang langka dan dikenal sebagai paus sirip kerdil, tampak kemarin di sekitar pulau Heh dan Racha Yai di lepas pantai Phuket di Laut Andaman.