Bali Towerindo Tambah 300-500 Menara di 2020

Bali Towerindo Tambah 300-500 Menara di 2020

Bali Towerindo Tambah 300-500 Menara di 2020

Bali Towerindo Tambah 300-500 Menara di 2020

 

Agodapoker Poker Legenda – PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) th. ini merencanakan membangun 300-500 microcell pole (MCP) atau menara di wilayah perkotaan, jumlah selanjutnya lebih banyak dibandingkan penambahan th. lantas yang sebanyak 300-400 menara. Saat ini, perseroan telah miliki 3.600 menara yang tersebar di 30 kota di Jawa dan Bali, bersama dengan jumlah lebih berasal dari 2.400 unit menara dalam status on-air dan telah terintegrasi (ready for service).

“Tahun lantas meningkat, th. ini juga preordernya banyak sebab pertumbuhan information operator semua meningkat dan pemakaian information paling besar di perkotaan. Dengan penambahan menara 300-500 bisa tersedia tambahan 500-700 tenant baru berasal dari 1.700 selagi ini,” ujar J Owen Ronadhi, Direktur Utama BALI di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Ia menyebutkan, untuk membangun menara per unitnya butuh dana Rp 300 juta-Rp 700 juta. Di mana, dana selanjutnya akan menggunakan belanja modal (capex) yang th. ini dianggarkan Rp 300-500 miliar.

“Capex Rp 300-500 miliar beberapa dananya berasal dari obligasi dan laba. Sebanyak 60 % digunakan untuk bangun menara baru dan perangkatnya,” kata Owen.

Emiten penyedia infrastruktur menara telekomunikasi selanjutnya menargetkan, penghasilan dan EBITDA th. ini meningkat 30 persen-40 persen, yang mana 70 % diperoleh berasal dari seluler dan sisanya berasal dari ritel dan korporasi.

Terkait obligasi, Bali Towerindo tawarkan obligasi sebesar Rp 800 miliar, di mana penerbitan ini merupakan step I berasal dari kronologis penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Bali Tower bersama dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp 1.6 triliun. Surat pinjaman itu terbagi dalam dua seri, yakni Seri A dan B bersama dengan tenor masing-masing 3 th. dan 5 tahun. “Untuk 3 th. kuponnya 9,2 persen-9.8 % dan 5 th. 9,7 persen-10,3 persen. Penggunaan dananya 80 % untuk refinancing utang dan 20 % capex dan working capital,” katanya.

Bunga obligasi akan dibayarkan tiap tiap 3 bulan sejak tanggal emisi. Adapun pengakuan efektif berasal dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan terbit terhadap tanggal 21 Februari 2020 dan era penawaran umum obligasi akan ditunaikan terhadap tanggal 24-25 Februari 2020, tetapi pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan terhadap 2 Maret 2020. Obligasi ini memperoleh peringkat A berasal dari PT Fitch Ratings Indonesia.

BALI menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT Sinarmas Sekuritas, dan juga PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi pengaruh (joint lead underwriters) dan PT Bank Bukopin Tbk sebagai Wali Amanat.

Obligasi ini dijamin bersama dengan aset berwujud menara telekomunikasi punya BALI atau entitas anak yang mencakup 100 % berasal dari total emisi obligasi, dan juga pembayaran tunai oleh PT Indonesia Infrastructure Finance sebagai penanggung obligasi sebesar 50 % berasal dari pokok obligasi yang diterbitkan jikalau berjalan kelalaian oleh perseroan. Agodapoker Poker Legenda

“BALI juga sediakan penyisihan dana (sinking fund) untuk obligasi ini sebesar 1 periode pembayaran bunga,” ucap Owen.