Bagi Rossi, Finis Ketiga Istimewa Karena Datang di Saat Masa Frustrasi

Bagi Rossi, Finis Ketiga Istimewa Karena Datang di Saat Masa Frustrasi

Bagi Rossi, Finis Ketiga Istimewa Karena Datang di Saat Masa Frustrasi

Bagi Rossi, Finis Ketiga Istimewa Karena Datang di Saat Masa Frustrasi

Bintang gaek Monster Energy Yamaha Valentino Rossi sempat khawatir. Dia mengakui bahwa penampilannya yang buruk di Grand Prix Spanyol akhir pekan lalu, membuatnya galau soal keputusannya untuk berlanjut di MotoGP 2021.Daftar di sini

Namun, finis ketiga di GP Andalusia kemarin (26/7), menjadikannya jauh lebih positif dalam memandang masa depannya.

Walaupun dia belum menandatangani kontrak, juara dunia MotoGP tujuh kali itu menegaskan akan bergabung dengan Petronas SRT Yamaha. Rossi akan berganti tempat dengan Fabio Quartararo yang dipastikan membela tim pabrikan Yamaha musim depan.

Pada GP Andalusia di Sirkuit Jerez itu, Rossi tampil impresif. Dia nyaris finis kedua. Namun saat balapan kurang dua lap, Rossi dilibas Maverick Vinales. Ini adalah podium pertama Rossi sejak GP Amerika 2019, sekaligus menjadi podium ke-199 sepanjang karirnya.

“Itu sangat istimewa, karena datang dari pekan lalu yang bikin sangat frustasi. Tapi itu bukan hanya pekan lalu, itu adalah mayoritas musim 2019. Selain tentu saja dari dua podium pada awal musim,” kata Rossi

“Aku selalu memiliki masalah yang sama, kadang-kadang lebih buruk, kadang-kadang sedikit lebih baik, tapi aku melakukan beberapa start buruk,” tambahnya.

Rossi mengakui bahwa pada sesi kualifikasi GP Andalusia, dia merasa lebih baik. Begitu juga dengan motornya. Namun, timnya masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Salah satunya adalah meningkatkan performa motor. Tapi, kata Rossi, balapan tetap sulit karena ada banyak pembalap yang begitu cepat.

“Mungkin sudah waktunya aku untuk tinggal di rumah. Dan karena kita sudah mengambil keputusan untuk balapan tahun depan, aku juga sedikit khawatir karena aku tidak menikmatinya. Aku merasa tidak bersenang-senang ketika balapan. Dan itu sangat frustasi karena aku memiliki masalah yang sama dalam waktu yang lama,” ucap Rossi.

“Ketika aku bersama Ducati pada 2011 dan 2012, aku tidak yakin apakah aku berada pada tingkat untuk melanjutkan. Tapi aku sangat beruntung karena Yamaha menerimaku kembali dan memberiku 10 tahun karir yang lain, jadi seperti ini, untuk semua pembalap seperti ini,” ucapnya.

“Ketika Anda tidak naik motor seperti yang Anda inginkan dan Anda tidak membuat hasil, mudah untuk berpikir bahwa sudah berakhir. Terutama ketika Anda sudah tua. Jadi, hasil ini penting juga untuk saat ini,” ucap pembalap berusia 41 tahun itu.