Bagi Juventus, Alvaro Morata Bagaikan Anak Emas

Bagi Juventus, Alvaro Morata Bagaikan Anak Emas

Bagi Juventus, Alvaro Morata Bagaikan Anak Emas

Bagi Juventus, Alvaro Morata Bagaikan Anak Emas

Juventus akhirnya mendapatkan striker baru di bursa transfer musim panas tahun ini. Bukan striker FC Barcelona Luis Suarez maupun Edin Dzeko (AS Roma), melainkan Alvaro Morata dari Atletico Madrid.

Tadi malam, Morata sudah merampungkan tes medis di JTC Continassa dan langsung diresmikan sebagai muka baru tapi lama Juve. Ya, ini adalah kali kedua striker 27 tahun tersebut bergabung dengan La Vecchia Signora –sebutan Juve– setelah pada periode 2014 sampai 2016.pesiarqq pokercc

Penyerang asal Spanyol, Alvaro Morata sepakat kembali bergabung dengan Juventus. Morata juga sudah tiba di Bandara Caselle, Turin sekitar tengah malam waktu setempat, disambut oleh pendukung dan media.

Dan akan menjalani tes media pada Selasa (22/9) waktu setempat. Morata datang ke Juventus dengan status pinjaman sebesar EUR 10 juta dengan opsi pembelian pada Juni 2021 dengan harga EUR 45 juta. Morata sebelumnya pernah bermain dengan Bianconeri pada musim 2014-2016 dari Real Madrid.

Ada juga klausul yang memungkinkan mereka untuk memperpanjang pinjaman selama satu tahun lagi untuk EUR 10 jutadengan pilihan untuk membeli pada Juni 2022 dengan harga lebih murah, EUR 35 juta.

Atletico Madrid melepas Morata karena mereka memiliki kesepakatan untuk menandatangani Luis Suarez sebagai agen bebas dari Barcelona. Pilihan pertama Juventus adalah Edin Dzeko, tapi Roma tidak akan melepaskannya karena penggantinya Arkadiusz Milik masih enggan keluar dari Napoli. Melihat hal itu, Juventus merencanakan plan B dengan merekrut Morata.

Morata datang dengan status pinjaman selama semusim. Juve harus mengeluarkan biaya EUR 10 juta (Rp 173,7 miliar) dan EUR 45 juta (Rp 781,7 miliar) seandainya ingin dipermanenkan musim depan.

Morata diinginkan allenatore Andrea Pirlo yang pernah berkolaborasi bersamanya pada musim 2014–2015. Itu adalah musim pemungkas Pirlo sebelum memperkuat klub MLS New York City FC. Kala itu, Morata dan Pirlo membawa Juve lolos final Liga Champions.

”Juve sangat mengenal Alvaro (Morata). Dia seperti anak emas. Dia kembali dalam usia 27 tahun, usia yang sangat matang,” kata Angelo Alessio, mantan pemain dan pelatih Juve, kepada Tutto Juve.

Alessio juga mengenal baik Morata di Chelsea atau ketika menjabat asisten pelatih Chelsea (2016–2018). Morata memilih menerima pinangan Juve setelah Atletico mencapai kesepakatan personal dengan Suarez.

Los Colchoneros menjadi pilihan Suarez karena tidak termasuk klub yang tidak diizinkan Barca untuk diperkuat striker berjuluk El Pistolero tersebut.

”Dalam kesepakatan lisan dengan Luis Suarez, Barca bersedia untuk memutus setahun lebih awal kontrak dari striker berkebangsaan Uruguay itu. Dengan catatan, Suarez tidak boleh bergabung dengan salah satu di antara Real Madrid, Manchester United, Manchester City, maupun Paris Saint-Germain,”