Astrid Satwika: Influencer Harus Bijak

Astrid Satwika: Influencer Harus Bijak

Astrid Satwika: Influencer Harus Bijak

Astrid Satwika: Influencer Harus Bijak

 

Agodapoker Poker Legenda – Berbicara mengenai sosok panutan, hampir tiap tiap orang pastinya miliki satu atau lebih orang yang dikagumi. Hal yang sama juga berlaku di dalam dunia kecantikan.

Terdapat fakta menarik, dewasa ini beauty influencers merupakan idola kecantikan di masa modern yang lebih dipercaya, dibandingkan ahli kecantikan dan selebriti sama sekali di mata Gen Z dan Gen Y.

Melihat fakta yang dirangkum dari ZAP Beauty Indeks 2020 ini, beauty influencer Astrid Satwika pun sepakat, bahwa seorang influencer kini miliki peran mutlak untuk mendorong wanita untuk menjadi teristimewa yang yakin diri dan cantik luar dalam. Untuk itulah ia konsisten berupaya untuk menjadi influencer yang bijak.

Salah satu hal bijak yang selalu ia terapkan di account tempat sosialnya adalah, mengimbuhkan Info product kecantikan yang aman dan berkualitas. Hal ini dianggap mutlak sebab tidak sedikit beauty influencer yang kerap mempromosikan product palsu demi melacak keuntungan semata. Alhasil, banyak warganet yang ikut tertipu dan menjadi korban dari product yang punya kandungan bahan berbahaya untuk kulit.

“Biasanya untuk terima tawaran kek gitu aku very picky. Biasanya saya memandang pernah baca baca pernah dan research dulu mengenai produknya. Kalo misal saya tertarik dan saya rasa aman, saya terima,” ujar Astrid. Agodapoker Poker Legenda

Mantan presenter infotainment itu mengatakan, untuk mempromosikan dan membicarakan product kecantikan, seperti skincare harus melakukan tes atau uji cobalah terutama dahulu sampai dua minggu. Sedangkan untuk product kosmetik ia cukup menilai dengan sekali manfaatkan di awal. Apabila ia cocok, maka ia berani ambil endorsment tersebut.

“Pernah jadi tidak cocok, dan itu brand yang cukup kondang di mal. Aku bilang ke mereka, jika pake ini jujur bruntusan dan enggan untuk mengulas. Jadi untuk menjual product tetapi saya tidak cocok, saya jadi tidak eligible untuk ngomong ke publik, menjadi aku pass,” terangnya.

Ditanya soal respon para pengikut terhadap product yang diulasnya, ibu dua anak ini mengatakan, pengikutnya di tempat sosial terlampau kritis. Seperti saat ia lupa menjelaskan salah satu komposisi bahan, para warganet dengan cepat mengkoreksi.

“Mereka itu telah pintar. Jadi, jika kami cuma sekadar promosi biasa dan bilang product ini bagus, nanti mereka bakal bertanya esensinya lebih di dalam lagi,” tukasnya.